Showing posts with label kaskus. Show all posts
Showing posts with label kaskus. Show all posts

Friday, May 3, 2013

[Shocking] Mengapa Anak yang Dibawa Pengemis Selalu Tidur / Diam ?









buat orang tua yg punya anak kecil pasti tahu, anak kecil itu paling susah tidur bawaannya main n bergerak terus, kalaupun tidur paling cuma sejam dua jam itu pun gampang bgt terbangun gak pernah lelap.
tapi .....

MENGAPA ANAK DI TANGAN PENGEMIS SELALU TIDUR??????????????

"Why is sleeping child in the hands of beggars? Have you ever wondered ... "

This article I read a few months ago. Who is the author of, I don't know.
Please read…..

""Near the metro station sits a woman of uncertain age.
Women’s hair
is confused and dirty, her head bowed in grief.

The woman sits on the dirty floor and next to her lies a bag. In that bag
people throw money. On the hands of a woman, asleep, is a two year old baby. He's in a dirty hat and dirty clothes.

“Madonna with baby” - numerous passers-by will donate money. The people of our kind- we always feel sorry for less fortunate. We are ready to give unfortunate people the last shirt, the last penny out of your pocket and never think another issue.
Helping, seems like. “Good job done”...

I walked past a beggar for a month. Did not give any money, as I knew that this is a gang operated scam and money collected by the beggar will be given to whoever controls beggars in the area. Those people own numerous luxury properties and cars.
Oh and beggar also gets something, of course “ A bottle of vodka in the evening and a döner kebab”.
A month later, walking past the beggars, as shock, it suddenly
hit me….
I'm staying at a busy crossing, stared at the baby, dressed as always- dirty track suit. I realized that it
seemed "wrong", finding a child in a dirty underground station from morning to evening.
The baby slept. Never sobbed or screamed, always asleep, burying his face in the knee of a woman who was his MUM.

Do any of you, dear readers, have children? Remember how often they
slept at the age of 1-2-3 years? Hour two, maximum three (not consecutive)
afternoon nap, and again – movement. For the whole month, every day of my
walking in the underground, I've never seen a child awake! I looked
at the tiny little man, with his face buried in the knee of his mother, then at the beggar, and my
suspicion was gradually formed.
– Why he sleeps all the time? I asked, staring at the baby.

The beggar pretended not to hear me. She lowered her eyes and
hid her face in the collar of her shabby jacket. I repeated the question. The woman again
looked up. She looked somewhere behind my back, tired with utter irritation. Her look was similar to the creatures from a different planet.
-F **k off ... her lips murmured.
-Why is he asleep?! I almost cried ...

Behind me someone put his hand on my shoulder. I looked back. A some old man was looking at me disapprovingly:

– What do you want from her? Can’t you see how hard she’s got it in her life… Eh …
He gets some coins from his pocket and throws them in the beggar’s bag.

Beggar made a hand wave of a cross, portraying the face of humility and universal
grief. The guy removed his hand from my shoulder and strolled out of the underground station.
I bet, at home, he will tell how he defended poor, distraught woman from a soulless man in a tube station.

Next day I called a friend. It was a funny man with eyes like olives Romanian nationality. He only managed to complete three and a half years of education. The complete lack of education does not prevent him from moving around the
City streets on very expensive foreign cars and live in a “small” house with countless number of windows and balconies. From my friend I managed to find out that this business, despite the apparent
spontaneity, clearly organized. Its supervised by begging organized crime rings. The children used are in "rent"
from families of alcoholics, or simply stolen.
I needed to get the answer to the question – why is the baby sleeping? And I received it. My friend Gypsy said the phrase, completely ordinary with calm voice that twisted me in shock, just like he was talking about weather report:
-They are on heroin, or vodka ...
I was dumbfounded. "Who is on heroin? Whom – under vodka?! "
He answered
-The Child, so he doesn’t scream. The women will be sitting whole day with him, imagine how he might get bored?

In order to make the baby slept the whole day, it pumped up with vodka or drugs. Of course, children's bodies are not able to cope with such a shock. And children often die. The most terrible thing – sometimes children die
during the "working day". And imaginary mother must hold another dead child on her hands until the evening. These are the rules. And the by passers-by will throw some money in the bag, and believe that they are moral. Helping
"mother alone" …
… The next day I was walking near the same underground station. I stocked up journalistic identity, and was ready for a serious conversation. But the conversation didn't work out. But turned out the following ...
A woman was sitting on the floor and in her hands she was holding a child. I asked her a question about the documents on the child, and, most importantly, where was yesterday's kid, which she simply ignored.
My questions were not ignored by passers-by. I was told that I was out of my mind screaming at poor beggar with a child. All in all, I was escorted out of the tube station in disgrace. One thing remained was to call the police. When police arrived, beggar with the baby disappeared. I stood with a full sense of - “I'm trying to fight windmills”.

When you see in the subway, on the street whether women with children,
begging, think before your hand climb for money. Think about that, if it wasn't for your hundreds of thousands of handouts, the business like this would have died. The business would die and not the children-inflated with vodka or
drugs. Do not look at the sleeping child with affection. See horror… Since you're reading this article, you know now- why the child is sleeping in beggars hands.

http://www.kaskus.co.id/thread/5181c9bb0d75b4132c000003/shocking-mengapa-anak-yang-dibawa-pengemis-selalu-tidur---diam/

Categories:

Tuesday, September 4, 2012

Pengemis Ini Memiliki Penghasilan Rp 15 Juta Sebulan!

Dari Kaskus.

Anda tertarik jadi pengemis? Ini sungguh temuan paling menarik tentang pengemis di Blok M, Jakarta. Melihat tampang memelas para pengemis membuat kita sering merogoh uang Rp 1,000 atau Rp 500. Para pengemis berkeliaran di tempat-tempat tertentu yang ramai. Khususnya tempat makan di pinggiran jalan.

Mari kita tengok sosok pengemis ini. Perempuan ini berusia sekitar 45 tahunan. Berpakaian kumuh dan berkerudung kumuh pula. Namun dia sehat wal afiat. Dia selalu membawa mangkuk plastik untuk mengemis. Tak lupa dia juga menggendong tas yang juga tidak bagus. Namun jangan salah. Tampang dan penampilan itu mengecoh. Soal penghasilan luar biasa.

Kalau Anda bergaji Rp. 10,000,000,- juta. Anda masih kalah dengan pengemis elit cerdas ini. Mari kita hitung penghasilannya. Menurut petugas parkir di Bulungan di samping Blok M Plaza, pengemis itu penghasilan per harinya tidak kurang dari Rp 500,000,- sampai Rp 700,000,- per hari. Saya pertama kali mendengar tidak percaya.

Namun pedagang gulai pinggir jalan malam hari di sekitar Blok M Plaza mengiyakan pernyataan tukang parkir itu. Saya penasaran menelusuri dan mengikuti dan menelusuri cara kerja pengemis kaya tersebut.Pagi hari itu saya sudah siap mengamati Pengemis Wanita ini. Saya sudah tiba pukul 05:00 di sekitar tempat parkir Bus Damri Bandara yang mangkal di dekat Blok M Plaza. Dengan muka memelas dia mulai menerima uang dari para dermawan bis Damri. Rata-rata penaik taksi yang akan ke Bandara akan memberi uang kecil Rp 1,000,-. Saya memakai kamera video untuk mengamati agar dari jarak jauh sekitar 200-300 meter saya bisa melihat secara dekat. Kadang saya berjalan mendekati dia. Tidak ada rasa curiga dari dia.

Selama sekitar 5 jam saya membuntuti pengemis itu. Sekitar pukul 10.00 Pengemis itu pergi ke tukang bakso menukarkan uang hasil usahanya. Yang dia tukarkan Rp. 65.000, ditukar dengan uang lima puluhan ribu, satu uang 10 ribuan dan satu uang 5 ribuan. Setelah menukarkan, di sekitar itu pula banyak orang makan. Tampak dalam hitungan menit tiga orang memberikan uang seribuan.

Saya ikuti pengemis itu pergi ke Taman Blok M. Ternyata dia istirahat sejenak di sana. Setelah itu dia berjalan ke arah Pasaraya Blok M. Di dekat pinggiran jalanan ke Gramedia banyak tempat makan di sana. Mulai pukul 12:00 sampai pukul 14:00 dia beroperasi di sana. Dari para pengunjung tempat makanan kaki lima itu ternyata pengemis itu mengeruk puluhan ribu rupiah dari para pekerja dan pengunjung warung atau gerobak makanan.

Saya juga capek mengamati dia. Saya juga perlu makan. Maka saya istirahat makan. Tak lupa pengemis itu minta uang kepada saya. Agar tak mencurigakan aku kasih dia uang Rp 1,000,-. Dia pergi ke warung kaki lima lainnya mengeruk uang dari pengunjung tempat makan.

Tak lupa saya menanyakan pada para pedagang makanan. Komentarnya sungguh mencengangkan saya. Kalau mau tukar uang receh ya ke pengemis itu. Banyak pedagang menukarkan uang ribuan pada pengemis itu. Langganan menukar uang juga datang dari karyawan toko minimarket, khusus untuk uang recehan Rp 500, 200 dan 100.

Saya iseng menanyakan ke minimarket yang dimaksud di sekitar Blok M yang menjadi langganan penukaran uang pengemis itu. Benar, dalam sehari tidak kurang dari Rp 200 ribu uang receh ditukar dengan dua lembar uang seratus ribuan.

Saya kembali membuntuti. Ternyata dia ada di sekitar Bus Damri lagi. Di tempat itu ada satu lagi pengemis lainnya. Laki-laki seumur perempuan itu. Sampai sekitar pukul 18:00 operasi pengemis itu ada di sekitaran Bus Damri, warung kali-lima dekat jembatan penyeberangan. Lalu ke sekitar depan dan samping SMA 70.

Sejak pukul 15:00 sampai dengan pukul 22:00 saya amati pengemis itu rata-rata setiap 2 menit mendapatkan 1 lembar uang seribu rupiah. Yang memberikan adalah para penikmat makanan malam seperti ayam bakar, gulai dan pekerja yang beristirahat dan pulang kerja.

Dari amatan saya, yang menjadi target diminta atau diemisi adalah: para pelanggan nasi gulai Blok M. Karakter penikmat makan ini selalu memberi kepada pengemis. Pelanggan ayam bakar yang berseberangan dengan penjaja gulai juga penyumbang setia pengemis itu. Juga para pekerja seks dan pasangannya.

Tampaknya pengemis itu memiliki kemampuan strategi dalam mengemis dalam menentukan sasaran. Yang paling sering memberi uang kepada pengemis ternyata pasangan muda. Juga keluarga suami istri dan anak. Hampir semua pasangan dan kelompok serta suami-istri apalagi bersama anaknya, akan memberikan uang selembar ribuan. Mungkin para pasangan - laki-laki - malu kalau tak memberi pada pengemis. Laki-laki yang sendirian makan jarang memberi uang pada pengemis.

Sampai pukul 02:00 dini hari saya mencatat tidak kurang 400 orang memberikan uang kepada pengemis itu. Daerah operasi pengemis itu cuma sekitaran Blok M Plaza.

Akhirnya saya temui tukang parkir di Bulungan yang tiga hari sebelumnya menyampaikan berita tentang pengemis berpenghasilan Rp 15,000,000,- per bulan. Dan ternyata benar adanya! Siapa tertarik menjadi pengemis? Daripada bekerja pakai dasi mendapat gaji Rp. 6 juta? Ternyata Jakarta luar biasa!

Categories: , , ,

Thursday, August 30, 2012

Ditilang karena pajak tahunan stnk habis = Pembodohan

Baru tahu tentang info ini.
Masa berlaku STNK Habis ditilang
Nov 30, 2011

Selamat sore,.. saya Riyan di Yogyakarta, kemarin saya kena tilang 40 ribu di Magelang karena STNK saya telat bayar pajak tahunan. STNK saya berlaku masih 5 tahunan, tapi pajak tahunan terlambat 2 bulan. untuk SIM dan lain-lain dalam perlengkapan kendaraan saya lengkap. Dari forum-forum internet polisi tidak berhak menilang jika pengendara yang telat membayar STNK tahunan, apakah dalam undung-undang seperti itu benar? atau memang harus ditilang, mohon bimbingannya dengan mengirimkan balasan di email saya, email pribadi sayariyanku_1988@yahoo.com Terima kasih, Salam, Riyan

Jawaban :

Menanggapi permasalahan tersebut kami atas institusi sebelumnya mohon maaf , keterlambatan membayar pajak tahunan petugas/Polisi tidak berhak melakukan penindakan/menilang sebab untuk keterlambatan pajak yang berwenang adalah Dispenda bukan Polisi. Dengan peristiwa ini kami akan laporkan ke pimpinan agar selalu selalu mengingatkan kepada petugas dilapang. Terima kasih.

Categories: , ,

Di Balik Rok Mini (Di Mata Lelaki)

Full Copy Paste dari Kaskus. Bukan merupakan opini pribadi saya. Tapi argumen cukup baik yang berdasar. Kalau saya pribadi sih lebih kepada kebebasan orang saja, kalau memang mengganggu ya tegurlah, kalau tidak ya sudah, toh saya juga tahu perempian mau bagaimana juga bangga bila jadi pusat perhatian, tapi akan jadi ketakutan sendiri apabila "perhatian" itu kelewatan.

Soal rok mini ini memang menggelitik. Saya sendiri di dalam dilema yang besar. Alasannya, pertama karena saya laki-laki. Kedua, karena saya belum pernah memakai rok mini. Sebagai orang berpendidikan, saya khawatir perspektif saya terhadap rok mini ini menjadi sangat subyektif, dipenuh asumsi, dan ngawur.

Tapi sebenarnya saya selalu ingin mengajukan pertanyaan kepada setiap pengguna rok mini atau celana super pendek di area publik demi mendapat sudut pandang yang obyektif dari si pemakai agar saya tidak salah sangka:

1. "Mbak-mbak, boleh tau apakah dengan rok mini yang mbak pakai itu, saya atau kami boleh menikmati paha mbak?"
2. "Kalau boleh, apakah mbak memang sengaja agar kami melihatnya? atau malah risih kalau kami melihatnya?"
3. "Atau tolong jelaskan kepada kami, bagaimana seharusnya kami boleh menikmati paha mbaknya biar mbak merasa nyaman dan kita bisa sama-sama menikmati, agar saya merasa aman dalam menikmati, dan mbaknya nikmat juga dilihati?"
Pertanyaan ini sebenarnya penting untuk ditanyakan sebagai dasar ilmiah untuk mengambil kesimpulan, tapi belum kesampaian saya tanyakan sampai saat ini. Malu nanyanya. Dan saya memilih untuk menikmati rok mini tersebut dengan diam-diam, dengan "etika" yang saya karang sendiri agar tidak berdampak sosial yang buruk.
Ada yang bilang ini soal iman. Kalau iman kuat, rok mini lewat. Saya kira setiap orang beriman yang jujur, kalau ditanya pasti menjawab akan timbul pikiran bukan-bukan ketika menjumpai perempuan muda berpaha indah memakai rok mini atau celana pendek sekali di tempat umum.

Tidak usah jauh-jauh, saya sendiri akan mengaku beriman, sholat tidak pernah lewat, kadang-kadang juga ngaji, tapi rok mini is rok mini, daya tariknya sungguh sering melewati daya tangkal iman. Kalau ada yang bilang "Pikiran situ saja yang jorok", duh, ingin sekali saya jawab "Saya sudah susah payah membersihkan pikiran dari yang nggak-nggak, tapi situ lewat sambil menjorok-jorokkan paha .... memaksa untuk dilihat".

Soal hak, semua memang punya hak masing-masing. Selama masih berada di tempatnya, hak menjadi sesuatu yang aman bagi dirinya maupun orang lain.

Contohnya merokok. Saya yakin itu adalah hak. Tidak seorangpun kecuali keluarga dan orang-orang yang bergantung hidupnya pada perokok boleh melarang orang untuk merokok. Tetapi ketika merokok di tempat umum, hak itu jadi tidak aman untuk orang lain. "Tolong ya mas, merokoknya di ruang merokok, atau menggunakan helm full face saja biar asapnya tidak terhirup oleh saya". Gimana kalau perokok menjawab, "Ya situ saja jangan hirup asap saya kalau memang tidak suka bau asap". Kira-kira Anda mau langsung mengajak adu hantam tidak?

Mamainkan musik adalah hak. Tetapi ketika bertetangga, genjrang-genjreng di jam dua pagi di depan rumah orang, kira-kira akan membuat tidur orang terganggu tidak? Gimana kalau ketika ditegur si penggitar menjawab "Tolong ya Bu, kalau memang tidak suka dengan suara gitar saya, ibu jangan dengerin suaranya, gitar-gitar saya kok ibu yang repot". Kira-kira si ibu akan melempar sandal atau tidak? Kalau bermainnya di dalam kamarnya sendiri, di studio musik kedap suara, saya kira volume sebesar apapun tidak akan jadi masalah. Minimal tidak jadi masalah untuk orang lain.

Sama jadinya dengan rok mini dan hot pant. Di rumah, rok mini akan menjadi sangat asik. Aman, dan nyaman buat semuanya. Apalagi di kamar, tidak pakai rok pun akan semakin menambah suasana jadi lebih sesuatu banget  Dan, semua orang akan merasa happy dan dijamin aman.

Tapi di boncengan sepeda motor, di busway, di jalanan ... duuuh biyung, please mbak, bu, kalau sekadar saya yang lihat dijamin akan aman. Karena nafsu dan pikiran saya akan saya manage sedemikian rupa sehingga akan hanya meledak tanpa melukai Anda. Tapi kalau yang nafsunya meledak itu lelaki yang sedang sakit parah jiwanya dan tak tau tempat?
Pemerkosa adalah orang yang sedang sakit jiwanya. Dan kata orang tua, mencegah lebih mudah dan murah dari pada mengobati. Mengobati mereka tetap harus dilakukan karena bisa membahayakan orang lain, berapapun biaya material dan sosial yang dibutuhkan, termasuk kita memberi makan mereka di penjara seumur hidup.

Tapi sambil mengobati, akan lebih cerdas, mudah, dan murah kalau kita semua juga ikut mencegah, salah satunya dengan tidak mengguanakn rok mini di tempat umum. Masih banyak pilihan busana yang lain, yang tetap menarik (tanpa menggoda) dan pantas.

Cara ini pasti lebih murah sebelum ada yang menjadi korban lelaki sakit jiwa. Kecuali, kalau memang rok mini telah menjadi sumber penghasilan pengenanya.

Mbak-mbak, ibu-ibu. Sebagai lelaki, saya selalu mengagumi perempuan. Dalam teori saya, perempuan itu setiap inchi kulitnya adalah fashion. Karena itu, benang dililit-lilit pun ke beberapa bagian tubuh, sudah seperti keindahan yang menyeluruh. Perempuan juga sangat ekspresif. Mereka suka bicara, suka berdandan, suka "menunjukkan" keindahan dirinya. Itu memang kodratnya.

Dan sedikit ini komentar lelaki. Kami-kami ini juga sangat ekspresif. Tapi berbeda caranya dengan perempuan. Kami tidak terlalu suka bicara, suka berdandan, menunjukkan keindahan diri sendiri. Tapi langsung bertindak.

Maka, seperti Bang Napi bilang, kejahatan terjadi bisa bukan karena niat pelakunya, tetapi ketika ada kesempatan.

Semoga kita semua aman dan selamat. Di manapun berada. Teriring doa untuk istri, ibu, anak, kakak, dan adik2 saya.

Salam,

Lelaki.

http://livebeta.kaskus.co.id/thread/000000000000000010985413/di-balik-rok-mini-di-mata-lelaki

Categories: , , , ,

Monday, June 4, 2012

Misteri Ubuntu


Sempat terpukau sesaat kemarin saat membaca salah satu diskusi di Forum Komputer Kaskus, di sub forum Linux dan OS selain Microsoft dan Mac. Ada diskusi yang awalnya saya kira sederhana mengenai kasus yang tampaknya sederhana di Ubuntu. Saya yang bertahun-tahun menggunakan Ubuntu pun tidak pernah memikirkannya dan mengangapnya sebagai hal yang sederhana, tidak menganggap rumit sama sekali, tetapi saat membaca diskusi halaman pertama saya jadi ragu dengan pemikiran sederhana saya, rasanya saya jadi tidak bisa menjawab pertanyaan yang didiskusikan disitu dan semakin merasa kalau saya begitu dangkalnya selama ini dalam mengenal Ubuntu.
Silahkan lihat pertanyaan lengkapnya disini http://www.kaskus.us/showthread.php?t=3467589.
Intinya user ini mempertanyakan saat kita menginstal Ubuntu, kita tidak diberi pertanyaan untuk memasukkan password ROOT, tapi disuruh membuat user dan password untuk user tersebut. Tapi kemudian kita bisa mengakses command yang seharusnya hanya bisa dilakukan oleh root dengan SUDO, jadi apakah sebenarnya ROOT di Ubuntu itu? apa hubungannya dengan user yang kita buat saat install?
Ini screen shoot dari pertanyaan lengkapnya.

Dari pertanyaan yang awalnya tampak sederhana ini muncullah suatu diskusi yang alot dan tampak sama sekali belum terjawab dan jelas.
Pendapat awal yang muncul adalah dari agan kim-kim :

Defaultnya, user lw ma root satu grup ma sebuah grup yang bernama root. Jadi, sebuah user akan menaikkan akses dari owner ke grup dengan cara memasukkan password.
Nah makanya lw kudu masukin pass bwt akses ke root karena lw root adalah pemilik command tersebut dan lw satu grup ma dia...
Kemudian di-amin-i oleh beberapa user lain, karena dianggap cukup logis dan bisa diterima. bahkan didukung oleh agan wupz :

Ubuntu secara default memang begitu. User yang dicreate pertama kali saat installasi akan masuk ke group admin, dimana member dari group ini bisa menggunakan perintah sudo (menjalankan perintah sebagai root CMIIW). Dan value dari password root adalah kosong (no password) yang tentu saja secara default user tidak bisa login dengan id root CMIIW. Sehingga dalam hal ini, user memang tidak bisa login dengan id root, dimana memang itu sangat berbahaya.
Jika Anda bikin user lagi, dan tidak di add ke group admin, dia tidak bisa menggunakan perintah sudo.
Tapi oleh bung TS yang nampak kurang puas, diperdalam lagi pertanyaan itu. Berarti dengan begitu keadaannya, Ubuntu akan mirip seperti Windows dengan Administratornya dan betapa tidak hebatnya ROOT yang berarti bisa dibuatkan passwordnya oleh user biasa.
Kemudian di page 2 muncul agan mango yang muncul dengan mantapnya, dan kemudian menjelaskan dengan cukup sangat jelas.

@ts dan yang lain
kesampingkan dulu semua asumsi dan pengetahuan soal root, sudo, dan user saya. Informasi yang gue kasih mungkin ngga 100% bener, tapi jangan takut,
gue bakal bilang gue sendiri ngga yakin kalo gue ngga yakin.

Gue lurusin beberapa hal dulu ya, dari yang paling basic.

1. Pada semua distribusi linux (dan varian unix) ada dua tipe user : "superuser" dan "(normal) user"
2. Yang termasuk kedalam tipe "superuser" (biasanya) adalah root, dan yang termasuk kepada tipe "(normal) user" ya user yang ngga punya root privileges (misal, user "saya")

Persoalan user dan group dan file permission/privileges
3. Kalau kita ngomongin soal file privileges, kita juga bicara soal
"user" dan "group". "user" dan "group" disini jangan dihubungin dengan tipe "superuser" dan "(normal) user" di poin gue yang ke-1 dan 2
4. Pada semua distribusi linux (dan varian unix), sebuah file dimiliki oleh satu orang user dan satu group
5. Ketika seorang user (misal: user "saya") dibuat oleh superuser, maka secara otomatis user "saya" dan group "saya" dibuat
6. Seorang user hanya bisa melakukan execute dan/atau read dan/atau write pada file user tersebut
7. Seorang user bisa "bergabung" ke dalam sebuah group atas seizin superuser
8. Seorang user yang telah bergabung kedalam group tertentu bisa
melakukan execute dan/atau read dan/atau write pada file yang dimiliki oleh group tersebut
9. Untuk mengubah kepemilikan sebuah file untuk seorang user dilakukan dengan perintah chown (sebagai superuser)
10. Untuk mengubah kepemilikan sebuah file untuk sebuah group dilakukan dengan perintah chgrp (sebagai superuser)

Soal su
11. Su adalah sebuah program yang mengizinkan seorang user untuk menjadi user lain (termasuk sebagai superuser) didalam login sessionnya (baca: setelah user tersebut login, baru bisa mengeksekusi perintah su sebagai user lain)
12. Ketika user mengetikkan perintah su dan diminta password, maka password yang diminta adalah password dari user yang ia ingin jadikan (misal password root atau password user lain)

Soal sudo
13. Sudo adalah sebuah program yang mengizinkan seorang user untuk mengeksekusi perintah sebagai user lain, termasuk sebagai superuser
14. Perintah-perintah apa saja yang bisa dieksekusi dan atas user siapakah perintah itu dijalankan, diatur dalam sudoers file (/etc/sudoers pada ubuntu)
15. Ketika user mengetikkan perintah sudo dan diminta password, maka password yang diminta bukanlah password user yang akan mengeksekusi perintah tersebut (misal, password root), melainkan password user itu sendiri (misal, password user "saya"). Beda dengan su (liat #12)
16. Session pada sudo bisa expired. Pada Ubuntu (kalo ngga salah) diset secara default selama 15 menit. Setelah itu password harus dimasukkan lagi

Soal spesifik pada Ubuntu
17. Secara default, superuser "root" pada Ubuntu di-lock. Dalam artian, root sama sekali tidak bisa login, tapi usernya tetap eksis. Passwordnya bukan kosong.
18. Setelah pertama kali install Ubuntu, seorang user dibuat (misal, user "saya"). User ini secara otomatis di-assign sebagai "System administrator"
19. User selanjutnya yang dibuat melalui "System->Administration->Users and Groups" secara default ngga akan jadi "System administrator" kecuali opsi "Administer the system" dicentang
20. Definisi dari "System administrator" pada Ubuntu (inget, bukan pada distro atau varian unix lain) adalah: User yang bisa menjalankan semua perintah root melalui sudo (sebagai root, poin #13)
21. Root pada Ubuntu bisa di-enable dengan :
Code:
$ sudo -i
$ sudo passwd root
Dengan gitu password root telah diset.
22. Root pada Ubuntu yang telah di-enable bisa di-disable/lock lagi dengan:
Code:
$ sudo usermod -p '!' root
Sudo dan Su
23. Model security dari sudo dan su pada dasarnya sama. Kalo pada su securitynya bisa ditembus, begitu juga dengan sudo dan sebaliknya.

Keuntungan Sudo
24. User ngga perlu lagi nginget password dari root, soalnya biasanya kelupaan.
25. Setiap command sudo yang dieksekusi, ada lognya di /var/log/auth.log => buat audit security dan buat rollback
26. Hacker biasanya brute-force password root, karena pada Ubuntu root sama sekalo ngga bisa login sebelum di-enable dan passwordnya diset (poin #21), maka brute-force sama aja boong kalo ngga tau user mana yang bisa execute sudo sebagai user.
27. Mudah transfer root privileges dari satu user ke user yang lain (poin #19) tanpa harus share password root dengan administrator lain
28. Session sudo timeout setelah jangka waktu tertentu (poin #16)
29. Sudo sangat fine-grained, hanya perintah-perintah yang didefinisikan di file sudoers saja yang bisa dijalankan. Berguna kalau misal kita ingin membuat user lain sebagai "system adminisrator" pada ubuntu tapi tidak mengizinkan perintah "shutdown" untuk dieksekusi.

Kerugian Sudo
29. sudo echo "foo" > /root/foo.txt misalnya ngga bisa jalan karena pada dasarnya shell/terminal yang dijalankan dengan user id kita yang mencoba untuk menulis file /root/foo.txt. Bisa diakalin pakai sudo "tee"

Semoga penjelasan gue cukup mudah untuk dimengerti buat semuanya. Tanya aja kalo ada yang ngga ngerti atau kalo ada yang salah 

Mantap penjelasannya. Langsung dengan poin-poin yang jelas sekali. Dan diskusi ini pun berakhir dengan kejelasan yang pasti, seingat saya semua pihak puas, saling mendapatkan hal yang berguna bagi masing-masing.
Sebenarnya kalau mau tahu jawabannya sudah ada dari page 1, di link di Ubuntu Help dari agan orccha. Silahkan kalau mau penjelasan lebih lengkap tapi dalam bahasa inggris bisa mengunjungi link ini.
Bravo Ubuntu, Bravo Canonical, Bravo Forum Linux Kaskus, Bravo Ubuntu user.. :D

Categories: , , , ,

Friday, June 1, 2012

Misteri Ubuntu

Sempat terpukau sesaat kemarin saat membaca salah satu diskusi di Forum Komputer Kaskus, di sub forum Linux dan OS selain Microsoft dan Mac. Ada diskusi yang awalnya saya kira sederhana mengenai kasus yang tampaknya sederhana di Ubuntu. Saya yang bertahun-tahun menggunakan Ubuntu pun tidak pernah memikirkannya dan mengangapnya sebagai hal yang sederhana, tidak menganggap rumit sama sekali, tetapi saat membaca diskusi halaman pertama saya jadi ragu dengan pemikiran sederhana saya, rasanya saya jadi tidak bisa menjawab pertanyaan yang didiskusikan disitu dan semakin merasa kalau saya begitu dangkalnya selama ini dalam mengenal Ubuntu.
Silahkan lihat pertanyaan lengkapnya disini http://www.kaskus.us/showthread.php?t=3467589.
Intinya user ini mempertanyakan saat kita menginstal Ubuntu, kita tidak diberi pertanyaan untuk memasukkan password ROOT, tapi disuruh membuat user dan password untuk user tersebut. Tapi kemudian kita bisa mengakses command yang seharusnya hanya bisa dilakukan oleh root dengan SUDO, jadi apakah sebenarnya ROOT di Ubuntu itu? apa hubungannya dengan user yang kita buat saat install?
Ini screen shoot dari pertanyaan lengkapnya.

Dari pertanyaan yang awalnya tampak sederhana ini muncullah suatu diskusi yang alot dan tampak sama sekali belum terjawab dan jelas.
Pendapat awal yang muncul adalah dari agan kim-kim :

Defaultnya, user lw ma root satu grup ma sebuah grup yang bernama root. Jadi, sebuah user akan menaikkan akses dari owner ke grup dengan cara memasukkan password.
Nah makanya lw kudu masukin pass bwt akses ke root karena lw root adalah pemilik command tersebut dan lw satu grup ma dia...
Kemudian di-amin-i oleh beberapa user lain, karena dianggap cukup logis dan bisa diterima. bahkan didukung oleh agan wupz :

Ubuntu secara default memang begitu. User yang dicreate pertama kali saat installasi akan masuk ke group admin, dimana member dari group ini bisa menggunakan perintah sudo (menjalankan perintah sebagai root CMIIW). Dan value dari password root adalah kosong (no password) yang tentu saja secara default user tidak bisa login dengan id root CMIIW. Sehingga dalam hal ini, user memang tidak bisa login dengan id root, dimana memang itu sangat berbahaya.
Jika Anda bikin user lagi, dan tidak di add ke group admin, dia tidak bisa menggunakan perintah sudo.
Tapi oleh bung TS yang nampak kurang puas, diperdalam lagi pertanyaan itu. Berarti dengan begitu keadaannya, Ubuntu akan mirip seperti Windows dengan Administratornya dan betapa tidak hebatnya ROOT yang berarti bisa dibuatkan passwordnya oleh user biasa.
Kemudian di page 2 muncul agan mango yang muncul dengan mantapnya, dan kemudian menjelaskan dengan cukup sangat jelas.

@ts dan yang lain
kesampingkan dulu semua asumsi dan pengetahuan soal root, sudo, dan user saya. Informasi yang gue kasih mungkin ngga 100% bener, tapi jangan takut,
gue bakal bilang gue sendiri ngga yakin kalo gue ngga yakin.

Gue lurusin beberapa hal dulu ya, dari yang paling basic.

1. Pada semua distribusi linux (dan varian unix) ada dua tipe user : "superuser" dan "(normal) user"
2. Yang termasuk kedalam tipe "superuser" (biasanya) adalah root, dan yang termasuk kepada tipe "(normal) user" ya user yang ngga punya root privileges (misal, user "saya")

Persoalan user dan group dan file permission/privileges
3. Kalau kita ngomongin soal file privileges, kita juga bicara soal
"user" dan "group". "user" dan "group" disini jangan dihubungin dengan tipe "superuser" dan "(normal) user" di poin gue yang ke-1 dan 2
4. Pada semua distribusi linux (dan varian unix), sebuah file dimiliki oleh satu orang user dan satu group
5. Ketika seorang user (misal: user "saya") dibuat oleh superuser, maka secara otomatis user "saya" dan group "saya" dibuat
6. Seorang user hanya bisa melakukan execute dan/atau read dan/atau write pada file user tersebut
7. Seorang user bisa "bergabung" ke dalam sebuah group atas seizin superuser
8. Seorang user yang telah bergabung kedalam group tertentu bisa
melakukan execute dan/atau read dan/atau write pada file yang dimiliki oleh group tersebut
9. Untuk mengubah kepemilikan sebuah file untuk seorang user dilakukan dengan perintah chown (sebagai superuser)
10. Untuk mengubah kepemilikan sebuah file untuk sebuah group dilakukan dengan perintah chgrp (sebagai superuser)

Soal su
11. Su adalah sebuah program yang mengizinkan seorang user untuk menjadi user lain (termasuk sebagai superuser) didalam login sessionnya (baca: setelah user tersebut login, baru bisa mengeksekusi perintah su sebagai user lain)
12. Ketika user mengetikkan perintah su dan diminta password, maka password yang diminta adalah password dari user yang ia ingin jadikan (misal password root atau password user lain)

Soal sudo
13. Sudo adalah sebuah program yang mengizinkan seorang user untuk mengeksekusi perintah sebagai user lain, termasuk sebagai superuser
14. Perintah-perintah apa saja yang bisa dieksekusi dan atas user siapakah perintah itu dijalankan, diatur dalam sudoers file (/etc/sudoers pada ubuntu)
15. Ketika user mengetikkan perintah sudo dan diminta password, maka password yang diminta bukanlah password user yang akan mengeksekusi perintah tersebut (misal, password root), melainkan password user itu sendiri (misal, password user "saya"). Beda dengan su (liat #12)
16. Session pada sudo bisa expired. Pada Ubuntu (kalo ngga salah) diset secara default selama 15 menit. Setelah itu password harus dimasukkan lagi

Soal spesifik pada Ubuntu
17. Secara default, superuser "root" pada Ubuntu di-lock. Dalam artian, root sama sekali tidak bisa login, tapi usernya tetap eksis. Passwordnya bukan kosong.
18. Setelah pertama kali install Ubuntu, seorang user dibuat (misal, user "saya"). User ini secara otomatis di-assign sebagai "System administrator"
19. User selanjutnya yang dibuat melalui "System->Administration->Users and Groups" secara default ngga akan jadi "System administrator" kecuali opsi "Administer the system" dicentang
20. Definisi dari "System administrator" pada Ubuntu (inget, bukan pada distro atau varian unix lain) adalah: User yang bisa menjalankan semua perintah root melalui sudo (sebagai root, poin #13)
21. Root pada Ubuntu bisa di-enable dengan :
Code:
$ sudo -i
$ sudo passwd root
Dengan gitu password root telah diset.
22. Root pada Ubuntu yang telah di-enable bisa di-disable/lock lagi dengan:
Code:
$ sudo usermod -p '!' root
Sudo dan Su
23. Model security dari sudo dan su pada dasarnya sama. Kalo pada su securitynya bisa ditembus, begitu juga dengan sudo dan sebaliknya.

Keuntungan Sudo
24. User ngga perlu lagi nginget password dari root, soalnya biasanya kelupaan.
25. Setiap command sudo yang dieksekusi, ada lognya di /var/log/auth.log => buat audit security dan buat rollback
26. Hacker biasanya brute-force password root, karena pada Ubuntu root sama sekalo ngga bisa login sebelum di-enable dan passwordnya diset (poin #21), maka brute-force sama aja boong kalo ngga tau user mana yang bisa execute sudo sebagai user.
27. Mudah transfer root privileges dari satu user ke user yang lain (poin #19) tanpa harus share password root dengan administrator lain
28. Session sudo timeout setelah jangka waktu tertentu (poin #16)
29. Sudo sangat fine-grained, hanya perintah-perintah yang didefinisikan di file sudoers saja yang bisa dijalankan. Berguna kalau misal kita ingin membuat user lain sebagai "system adminisrator" pada ubuntu tapi tidak mengizinkan perintah "shutdown" untuk dieksekusi.

Kerugian Sudo
29. sudo echo "foo" > /root/foo.txt misalnya ngga bisa jalan karena pada dasarnya shell/terminal yang dijalankan dengan user id kita yang mencoba untuk menulis file /root/foo.txt. Bisa diakalin pakai sudo "tee"

Semoga penjelasan gue cukup mudah untuk dimengerti buat semuanya. Tanya aja kalo ada yang ngga ngerti atau kalo ada yang salah 

Mantap penjelasannya. Langsung dengan poin-poin yang jelas sekali. Dan diskusi ini pun berakhir dengan kejelasan yang pasti, seingat saya semua pihak puas, saling mendapatkan hal yang berguna bagi masing-masing.
Sebenarnya kalau mau tahu jawabannya sudah ada dari page 1, di link di Ubuntu Help dari agan orccha. Silahkan kalau mau penjelasan lebih lengkap tapi dalam bahasa inggris bisa mengunjungi link ini.
Bravo Ubuntu, Bravo Canonical, Bravo Forum Linux Kaskus, Bravo Ubuntu user.. :D


Categories: , , , ,

Wednesday, May 30, 2012

Zombie !!!



Tertarik buat tahu asal usul zombie setelah install2 game di galaxy tab, ternyata banyak sekali game dengan tokoh Zombie, sebegitu populernya Zombie, mulai dari Plants vs Zombie yang melegenda sampai ZombieVille yang saya baru lihat kemarin. Dan tentu saja di ingatan saya juga terbayang banyaknya film tentang Zombie misalnya Resident Evil yang sangat terkenal. DItambah lagi di hari itu di Kaskus juga salah satu Hot Threadnya adalah mengenai info adanya Komunitas Pecinta Zombie di Kaskus. Luar biasa bukan? dan akhirnya setelah search sebentar saya dapat info dari blog misteri ini. Ternyata kisahnya cukup sederhana dan tragis.



Zombie sebenarnya berasal dan muncul dari pulau Haiti di Karibia. Mereka adalah orang2 yang hampir mati, lalu dihidupkan kembali dari tubuh yang hampir mati tsb oleh para pendeta/dukun Voodoo (semacam ilmu ghaib / supranaturalnya suku-suku indian, tentunya ini pakai mantera-mantera). Mereka biasanya digunakan sebagai budak selama sisa sisa hidup mereka yang sangat meyedihkan. Seperti halnya manusia, zombie pun dapat bergerak, makan, mendengar, dan berbicara, namun mereka tidak memiliki ingatan dan wawasan tentang kondisi mereka.http://anehdidunia.blogspot.com
Legenda tentang zombie telah beredar selama berabad-abad, namun baru pada tahun 1980 sebuah kasus baru didokumentasikan. Cerita ini dimulai pada thn 1962 di Haiti. Seorang pria yang bernama Clairivius Narcisse dijual kepada salah satu Dukun Voodoo oleh saudara laki-lakinya, karena Clairvius menolak menjual bagian warisannya berupa tanah keluarga. Segera saja Clairvius dibuat meninggal dan dikuburkan. Namun, sebenarnya ia tidak benar2 mati, namun malah dijadikan zombie dan diperkejakan di perkebunan tebu bersama para pekerja zombie lainnya. Pada thn 1964, setelah pemilik zombie tsb meninggal, para zombie2 itu akhirnya menyebar dan mengembara melintasi pulau dalam keadaan linglung selama kurang lebih 16 tahun lamanya sebelum mereka mereka ini ditangkap.

 
Dr.Wade Davis, seorang ahli etnobiologi dari Harvard University, memutuskan pergi Ke Haiti untuk meneliti kebenaran cerita tsb dan ketika tiba disana ia benar2 menemui beberapa dukun2 voodoo yang mempraktekkan cara pemuatan zombi. Intinya, buatlah mereka mati dan buatlah mereka gila, sehingga pikiran mereka dapat ditundukkan. Seringkali dukun dukun tsb secara diam diam memberikan semacam obat-obatan utk mencapai hal ini. Cara membuat mereka mati tidak seperti yang kita bayangkan, misalnya dibacok pakai celurit, atau dipukul pake benda tumpul ,dsb. Namun dengan cara yang cukup unik, yaitu dengan campuran kulit katak yang biasa disebut bufo dan ikan puffer (jadi intinya mereka ini tidak benar-benar mati, alias nyawanya masih ada). Campuran ini dapat ditambahkan pada makanan, atau dioleskan pada kulit, terutama pada kulit yang lembut dan tidak rusak dibagian dalam lengan dekat siku. Kemudian setelah beberapa menit, para korban akan terlihat seperti mati, dengan napas dan detak jantung yang sangat lambat dan lemah. Nah kalau sudah begitu, maka orang orang yang melihatnya mengira ia telah mati dan segera dikuburkan. Tapi ingat, mereka ini belum benar benar mati, mungkin hanya dukun dukun yang menyebabkan mereka seperti itulah yang benar benar mengetahui kondisi sebenarnya. http://anehdidunia.blogspot.com

Kemudian, setelah ia dikubur oleh keluarganya, para dukun harus menunggu terlebih dahulu selama kira kira beberapa jam untuk menggali dan kemudian mengambil jasadnya (tapi jangan terlalu lama karena mereka bisa mati beneran karena sesak napas didalam sana). Lalu bagaimana cara membuat mereka gila?, yaitu dengan memaksa mereka memakan sejenis pasta yang terbuat dari datura (rumput jimsons). Karena datura ini sifatnya memutus hubungan pikiran dengan realitas, dan kemudian menghancurkan seluruh ingatan yang ada.Setelah mengkonsumsi itu mereka akan kebingungan, tidak tahu ini hari apa, dimana mereka berada, bahkan dirinya sendiri ia tidak tahu. Nah, sekarang zombie yang telah berada dalam kondisi semipermanen menjadi gila, dijual ke perkebunan tebu sebagai budak pekerja. Mereka diberi datura lagi jika perasaan mereka terlihat mulai pulih. Jadi intinya, zombie yang sebenarnya itu bukan seperti yang digambarkan ddidalam game maupun film2 yang umumnya telah benar benar mati kaya vampire vampire china yang bisa bangkit kembali, berjalan , lalu kemudian dapat bergerak menyerang manusia. Hal itu salah besar, zombie yang sebenarnya adalah seperti yang aku ceritakan diatas tadi. 
http://anehdidunia.blogspot.com

http://lincolncrisler.info/wp-content/uploads/2011/10/Possessed.jpg

Lalu bagaimana analisis Kimia-nya dari Pembuatan Zombie itu?

Para dukun2 voodoo menggunakan kulit katak bufo dan ikan pufer untuk membuat seseorang menjadi zombie. Kulit katak jenis bufo itu sangat berbahaya ,terdapat beberapa kandungan kimia yang bersifat racun mematikan didalamnya, yaitu biogenetik amina, bufogenin, dan bufotoksin. Sedangan ikan puffer dikenal di Jepang dengan nama Fugo. Racunnya disebut tetrodotoksin, racun saraf yang mematikan. Efek penghilang rasa sakitnya 160.000 kali lebih kuat daripada kokain. Memakan ikan jenis ini bisa membuat Keblinger karena kandungan racunnya. Di Jepang, banyak orang orang yang mati setelah menyantap ikan jenis ini, pada umumnya toksin tsb dengan cepat menurunkan suhu tubuh dan tekanan darah, selain itu dapat menyebabkan orang yang memakannya mengalami koma.

Sedangkan datura adalah sejenis rumput jimson (nama latinnya brugmansia candida), tumbuhan ini mengandung bahan kimia atropin, hyoskiamin dan skopolamin yang apabila dikonsumsi akan menyebabkan kita kehilangan ingatan. Bahkan jika mengkonsumsinya telalu banyak, kelumpuhan dan kematian akan mendatangi kita. Orang yang memberi bahan kimia diatas haruslah cukup terampil, harus bisa memperkirakan takaran secukupnya pada manusia yang mau dijadikan zombie supaya nantinya tidak mati beneran. 


Sumber http://anehdidunia.blogspot.com/2012/05/asal-usul-sejarah-legenda-zombie.html#ixzz1wKeGmQYh

Categories: , , , ,

Wednesday, November 16, 2011

Tukang Becak Paling Mulia

Full repost dari kaskus di link ini.


Kisah Bai Fang Li ini saya harap menjadi pelajaran hidup bagi kita semua untuk saling membantu sesama kita yang kesusahan, walaupun hidup serba pas-pasan tetapi tetap membantu orang tanpa pamrih



Tak perlu menggembar-gemborkan sudah berapa banyak kita menyumbang orang karena mungkin belum sepadan dengan apa yang sudah dilakukan oleh Bai Fang Li. Kebanyakan dari kita menyumbang kalau sudah kelebihan uang. Jika hidup pas-pasan keinginan menyumbang hampir tak ada.

Bai Fang Li berbeda. Ia menjalani hidup sebagai tukang becak. Hidupnya sederhana karena memang hanya tukang becak. Namun semangatnya tinggi. Pergi pagi pulang malam mengayuh becak mencari penumpang yang bersedia menggunakan jasanya. Ia tinggal di gubuk sederhana di Tianjin, China.



Ia hampir tak pernah beli makanan karena makanan ia dapatkan dengan cara memulung. Begitupun pakaiannya. Apakah hasil membecaknya tak cukup untuk membeli makanan dan pakaian? Pendapatannya cukup memadai dan sebenarnya bisa membuatnya hidup lebih layak. Namun ia lebih memilih menggunakan uang hasil jerih payahnya untuk menyumbang yayasan yatim piatu yang mengasuh 300-an anak tak mampu.




Tersentuh...
Bai Fang Li mulai tersentuh untuk menyumbang yayasan itu ketika usianya menginjak 74 tahun. Saat itu ia tak sengaja melihat seorang anak usia 6 tahunan yang sedang menawarkan jasa untuk membantu ibu-ibu mengangkat belanjaannya di pasar. Usai mengangkat barang belanjaan, ia mendapat upah dari para ibu yang tertolong jasanya.

Namun yang membuat Bai Fang Li heran, si anak memungut makanan di tempat sampah untuk makannya. Padahal ia bisa membeli makanan layak untuk mengisi perutnya. Ketika ia tanya, ternyata si anak tak mau mengganggu uang hasil jerih payahnya itu untuk membeli makan. Ia gunakan uang itu untuk makan kedua adiknya yang berusia 3 dan 4 tahun di gubuk di mana mereka tinggal. Mereka hidup bertiga sebagai pemulung dan orangtuanya entah di mana.

Bai Fang Li yang berkesempatan mengantar anak itu ke tempat tinggalnya. Setelah itu ia membawa ketiga anak itu ke yayasan yatim piatu di mana di sana ada ratusan anak yang diasuh. Sejak itu Bai Fang Li mengikuti cara si anak, tak menggunakan uang hasil mengayuh becaknya untuk kehidupan sehari-hari melainkan disumbangkan untuk yayasan yatim piatu tersebut.


Tak Menuntut Apapun...
Bai Fang Li memulai menyumbang yayasan itu pada tahun 1986. Ia tak pernah menuntut apa-apa dari yayasan tersebut. Ia tak tahu pula siapa saja anak yang mendapatkan manfaat dari uang sumbangannya. Pada tahun 2001 usianya mencapai 91 tahun. Ia datang ke yayasan itu dengan ringkih. Ia bilang pada pengurus yayasan kalau ia sudah tak sanggup lagi mengayuh becak karena kesehatannya memburuk. Saat itu ia membawa sumbangan terakhir sebanyak 500 yuan atau setara dengan Rp 675.000.



Dengan uang sumbangan terakhir itu, total ia sudah menyumbang 350.000 yuan atau setara dengan Rp 472,5 juta. Anaknya, Bai Jin Feng, baru tahu kalau selama ini ayahnya menyumbang ke yayasan tersebut. Tahun 2005, Bai Fang Li meninggal setelah terserang sakit kanker paru-paru.



Melihat semangatnya untuk menyumbang, Bai Fang Li memang orang yang luar biasa. Ia hidup tanpa pamrih dengan menolong anak-anak yang tak beruntung. Meski hidup dari mengayuh becak (jika diukur jarak mengayuh becaknya sama dengan 18 kali keliling bumi), ia punya kepedulian yang tinggi yang tak terperikan.

Categories: , ,

Thursday, November 10, 2011

Penusukan

Kalau sampai ke kantor, hal yang saya lakukan hampir selalu sama. Begitu sampai di meja, sebelum duduk saya menyalakan komputer, kemudian saat sudah siap digunakan saya langsung membuka program email (saya memakai Thunderbird sekarang) dan browser (sekarang saya memakai Chrome sebagai browser default). Email tentu saja untuk mengecek apakah ada kiriman (sekarang sepi email saya, ga kayak dulu di logistik) dan browser untuk membuka beberapa website wajib sebagai bacaan pagi.
Web pertama adalah blog saya, untuk mengecek apakah ada komen baru, bagaimana traffic semalam dan sebagainya. Kemudian saya juga membuka LifeHacker, untuk mengetahui kabar-kabar baru dan unik dalam berbagai bidang, karena sambungannya banyak ke Gizmodo, Jalopnik, Kotaku, Jezebel, Gawker dan banyak situs lain yang ditampilkan dalam LifeHacker. Web wajib selanjutnya adalah Kaskus, langkah awal tentu saja mengecek segala Hot Thread yang menarik dan Hot News, setelah itu mungkin disambung ke The Lounge sebentar. Web wajib terakhir adalah Detik, saya memilih detik untuk mengetahui berita update tentang Indonesia, soalnya dari pengalaman ini yang paling cepat update.
Dan pagi ini saya kaget saat membaca Detik, ada dua berita yang sangat menarik perhatian saya (selain tentang All New Avanza yang murah dan mobil concept Suzuki yang OK), yaitu berita tentang beragam penusukan di Indonesia dan Hatta Rajasa yang menerima penghargaan dari Asia Society.
Ternyata, mau tampak sejelek apapun pemerintahan SBY, ada prestasinya juga. Terbukti dari salah satu penghargaan ini, paling tidak di mata Internasional Indonesia dipandang memiliki perkembangan dan perbaikan yang cukup baik. Standing Applause untuk bung Hatta Rajasa. :thumbs_up :thumbs:up

Kemudian berita kedua yang sangat menarik perhatian saya adalah rangkaian berita penusukan di Jakarta, awalnya saya sekedar membaca tentang penusukan pelajar di Tebet, kemudian ternyata link berita relevan di bagian bawah banyak menyediakan berita-berita penusukan yang lain. Ada penusukan di klub Shy Rooftop, pelaku penusukan yang kabur dengan mobil Xenia, dan montir yang tewas karena ditusuk rekannya sendiri.
Membaca rangkaian berita itu seakan membayangkan betapa tidak amannya di Jakarta, pelajar menunggu bus di halte, ditusuk, orang ke klub malam dan bersenggolan dengan orang lain, ditusuk, orang berkunjung ke Cafe, berkelahi, ditusuk dan bahkan oleh rekan kerja sendiri, ditusuk juga.
Semudah itukah kekerasan atau bahkan di kasus-kasus ini pembunuhan dilakukan? semudah itukah membawa senjata tajam kemana-kemana dan menggunakannya dengan enteng untuk membunuh orang?
Kaget, dan membuat saya merenung, pantas Ibu saya sering menelpon dan khawatir, isi berita seperti ini semua dan kenyataan memang seperti ini. Bersyukur saya masih aman dan tidak kurang suatu apa sampai sekarang, semoga Jakarta dan Indonesia lebih aman, agar bisa hidup dan beraktivitas lebih tenang. :)

Categories: , , , , , ,

Menikah Beda Agama

Kemarin sempat melihat salah satu HotThread di Kaskus, dari forum baru yaitu forum Melek Hukum. Sangat menarik, untuk memandang permasalahan ini sepenuhnya dari sisi hukum dan bagaimana, sampai batas apa saja aturan yang bisa dijaga, dibatasi oleh hukum Indonesia.
Artikel lengkapnya bisa dibaca disini.

Saya coba simpulkan sedikit disini ya, untuk lebih lengkapnya bisa dibaca di link-link tersebut. Mudah dibaca dan memang ditujukan untuk menyederhanakan masalah hukum bagi orang awam.
Yang dapat saya simpulkan sebenarnya dari sisi hukum ada celah bagi warga negara Indonesia untuk menikah dengan pasangan yang beda agama, tetapi celah itu justru ditutup dengan sempurna dengan peraturan agama, dari setiap agama di Indonesia, kesemuanya tidak memperbolehkan pernikahan dengan orang di luar agamanya.
Yang saya tahu pasti tentu saja agama Kristen dan Katolik, memang secara jelas Alkitab tidak memperbolehkan pernikahan dengan orang dengan kepercayaan yang berbeda, karena dianggap tidak mungkin kalau suatu keluarga bisa dibentuk dari dasar prinsip yang berbeda. Disebutkan "terang tidak bisa bersatu dengan gelap", "janganlah menjadi pasangan yang tidak seimbang". Sementara itu disebutkan di artikel itu juga bahwa di Agama Islam wanita tidak diperbolehkan untuk menikah dengan yang beragama lain, sementara untuk laki-laki masih boleh.
Kemudian ada empat cara yang bisa ditempuh untuk dapat tetap melangsungkan pernikahan beda agama :

  1. Penetapan Pengadilan, pernikahan yang disahkan dengan keputusan pengadilan
  2. Perkawinan menurut masing-masing agama, jadi misalnya siang hari menikah dengan agama si Pria, malamnya dengan agama si Wanita, tetapi akan menimbulkan pertanyaan, manakah yang sah dan masih perlu dikaji lebih lanjut
  3. Penundukan diri terhadap salah satu agama, contoh L Deddy Corbuzier dan Kalina tahun 2005
  4. Menikah di luar negeri
Permasalahan yang mungkin timbul dari pernikahan beda agama :

  1. Keabsahan pernikahan, secara agama tetap akan dipandang tidak sah bila mengamini seluruh hukum agamanya
  2. Pencatatan perkawinan, seperti kita tahu ada perbedaan pencatatan untuk agama Islam, apakah nanti di KUA atau kantor catatan sipil?
  3. Status anak, kalau akhirnya ditolak, status si anak jadi tidak jelas dan hanya memiliki ikatan perdata dengan si Ibu atau keluarga Ibunya.
  4. Untuk pernikahan di luar negeri, bagaimanapun saat orang itu kembali ke Indonesia harus mencatatkan pernikahannya.
Secara ringkas itulah yang bisa dibahas mengenai pernikahan beda agama secara hukum di Indonesia. Kalau pendapat saya secara pribadi sih seharusnya memang sudah benar negara menyerahkan itu kepada hukum agama masing-masing, karena bila benar-benar mau menjangkau seluruh aturan agama dalam hukum pasti tidak bisa.

Categories: , , , , ,

Tuesday, November 8, 2011

Nulis Blog Buat Apa?

Jadi ingin me-recall, sebenarnya apa yang saya mau dari nulis Blog?
Saya memulai kesenangan blogging dari sekitar tahun 2006 akhir kalau tidak salah, langsugn memilih platform Blogspot dan setia sampai sekarang, meskipun dalam perjalanan sempat kecewa karena blog pertama saya yang hilang tak berbekas dan sempat pindah sesaat ke platform Wordpress serta mencoba-coba beberapa platform lainnya.
Coba saya ingat-ingat, dulu saya sangat semangat nge-blog karena ingin mendapatkan pasif income dari iklan Adsense, jadi bahkan saya memiliki beberapa blog (sempat) dan mengkhususkan satu sebagai Blog utama dan lainnya jadi Blog yang isinya benar-benar copy paste semua artikel, berharap dapat traffic dari situ. Saya ingat, adanya capek kalau nurutin cara itu dan FYI, sampai sekarang saya belum pernah payout dari Google Adsense :).
Kemudian suatu waktu saya gabungkan semua blog saya jadi satu, saya menulis tentang banyak hal yang saya sukai, sudah lumayan tidak berorientasi pada iklan Adsense, sering juga mengoprek dengan menambahkan berbagai fasilitas, modif theme dan lain-lain. Di masa ini saya menarik minat banyak teman saya buat nge-blog, tapi sepertinya dari generasi itu tidak ada yang masih aktif blognya sampai sekarang.
Dan malapetaka pun terjadi di suatu waktu, blog saya, yang waktu itu sudah cukup terkenal, backlink lumayan, SEO lumayan, PageRank 3, hits sudah sangat-sangat banyak, tiba-tiba dihapus Google, sedih + stress waktu itu, secara artikel saya yang sudah hampir 200 buah hilang sekitar setengah (setengahnya terbackup di email). Saya berusaha menghubungi tim Google, tapi tidak pernah mendapatkan tanggapan, bahkan akun Google saya setelah itu diblokir dari situs Blogspot. Saya rasa mungkin waktu itu memang menyalah TOS dari Google dan Blogspot, saya memasang beberapa iklan (Adsense, TextLink, AdCamp, dll) dan beberapa isi mengandung unsur hacking yang bisa merugikan.
Saya pasrah setelah itu, sempet vakum dari ngeblog dan akhirnya bangkit lagi. Belajar lagi menulis dari awal, coba-coba pindah platform, bahkan hosting sendiri (gratisan :p). Tapi tidak pernah puas dan akhirnya kembali lagi ke Blogspot. Dan saya langsung memisahkan blog saya pertema, waktu itu seingat saya membuat blog utama ( blog ini ), blog khusus untuk kegiatan jalan-jalan dan kuliner saya, blog khusus belajar pemrograman sewaktu itu CodeIgniter dan C++, dan juga untuk mencatat Saat Teduh saya.
Sekarang saya kembali ke blog tunggal, repot ngurusnya, satu blog saja belum pasti seminggu sekali ada posting baru. Saya gabungkan lagi blog-blog itu ke dalam blog utama ini, sampai sekarang.
Masih berharap dapat penghasilan tambahan dari Blogging, tapi saya sudah malas untuk melakukan berbagai cara SEO, tukar link dan lain-lain. Sekarang berasa jauh lebih susah dan lebih mengutamakan untuk mengisi konten (padahal juga update konten 1 minggu 1 kali :p). Dan hasilnya nyata, saya tidak bergerak dari PageRank 0 selama bertahun-tahun, backlink hampir tidak ada.
Susah sekali untuk membuat blog ini jadi terkenal, paling tidak seperti yang dulu saya pikir, saya lalu berusaha menggiatkan konten, terutama yang berbahasa Inggris, dan kebetulan karena saya sedangconcern di dunia pemrograman Android kemudian saya membuat banyak tutorial Android dan tentunya berbahasa Inggris, tujuan saya agar dapat menjangkau lebih banyak user. Dan memang akhirnya merangkak cukup lumayan, sekarang masih dengan PageRank 0, tetapi komen sudah bertambah, page view lumayan meningkat dan cukup baik dalam berbagai keyword.
Yang mengagetkan biarpun sebenarnya bisa diduga, bukan konten Android yang mendiring pertumbuhan blog saya, ini statistiknya:


Untuk bulanan memang ternyata kata-kata free, ebook, sangat menarik minat banyak orang, dan juga karena saya sempat men-share link ini di Forum Diskusi Kaskus. Untuk All-time tetap paling banyak dikunjungi adalah Cerita Baru Kancil dan Kura-kura. Bersyukur karena artikel sederhana hasil copy-paste ini bisa menjangkau banyak orang.
Jadi, sekarang apa tujuan anda menuis blog?
Saya mau sharing tentang apa saja, saya mau berbagi pengalaman saya, saya mau berbagi visi saya, saya mau berbagi pemikiran saya. Dengan melihat statistik itu juga jelas, mau bagaimanapun audience saya dari Indonesia, jadi akan semakin memperbanyak konten berbahasa Indonesia, untuk memudahkan para audience saya dan blog saya semakin berguna.

Happy blogging :)

Categories: , , , ,

Tuesday, November 1, 2011

Cara Seorang Bapak Membahagiakan Anaknya


Karena hujan yg tidak kunjung berhenti, akhirnya saya memutuskan menerobos hujan, karena hari sudah malam...

Dan sampai di Cikini, perut udah ga bisa diajak kompromi, akhirnya saya memutuskan mampir di warung nasi tenda dipinggir jalan..

lagi asik asiknya menikmati pecel lele, masuklah seorang bapak, dg istri & 2 anaknya..
Yg menarik adalah kendaraan mereka adalah gerobak dorong..
Lalu bapak ini memesan 2 piring nasi & ayam goreng utk istri & anaknya.

Pertamanya sih ga ada yg menarik, tetapi ketika saya selesai makan, ada yg menarik hati saya..Ternyata, yg menikmati makanan itu hanya istri dan anaknya. Sedangkan sang bapak hanya melihat istri & anaknya menikmati makanan ini.

Sesekali saya melihat anak ini tertawa senang sekali,& sangat menikmati ayam goreng yg dipesan oleh bapaknya..
Saya perhatikan, wajah sang bapak, walau tampak kelelahan terlihat senyum bahagia di wajahnya..

Lalu saya mendengar dia berkata..
" makan yg puas Nak, toh..hari ini tanggal kelahiranmu.."
Saya terharu mendengarnya..Langsung terenyuh hati ini.
seorang bapak, dgn keterbatasannya, sebagai (mungkin) pemulung.. memberi ayam goreng warung tenda dipinggir jalan , untuk hadiah anaknya..
Hampir mau menangis rasanya saya diwarung itu..

Segera sebelum air mata ini tumpah, saya berdiri,& membayar makanan saya,& juga dengan pelan pelan saya bilang sama penjaga warung...
"mas, tagihan bapak itu, saya yg bayar..dan tolong tambahin ayam goreng dan tahu tempe" Lalu lekas lekas saya pergi.


kisah ini kutulis, untuk bahan perenungan.. Bahwa Tuhan sudah memberikan yg terbaik untuk saya saat ini..., kita biasa makan di S*shi-Tei, Kent*cky, Mc D*nald, H*ka H*ka Bent*, Pizza H*t dsb...
Tetapi bagi org disekitar kita, pecel lele dipinggir jalan, adalah makanan mewah buat dia....

Sungguh tak pantas bagi saya untuk mengeluh ...
Rasa syukur akan mengantarkan rasa bahagia ..."

source : http://www.kaskus.us/showthread.php?t=8821929

Categories: ,

Thursday, October 6, 2011

RIP Steve Jobs

Kaget waktu pagi ini membuka page Kaskus.us, salah satu HotThreadnya adalah kabar mengenai meninggalnya mantan CEO Apple Steve Jobs. Baru kemarin-kemarin ngobrolin tentang beliau bersama beberapa teman, dan berusaha mengimajinasikan bagaimana Apple tanpa Steve Jobs, nampaknya sesaat lagi bakal melihat bagaimana-bagaimananya.
Menurut saya beliau adalah salah satu orang jenius di dunia modern ini. Begitu banyak perubahan yang beliau lakukan dan inspirasikan, lihat saja jajaran produk Apple yang begitu inspiratif, benar-benar make technology work.
Rest In Peace bung Steve Jobs, terimakasih untuk segala yang sudah anda berikan untuk dunia ini. Tuhan memberkati.

link :
http://www.apple.com/stevejobs/
http://techland.time.com/2011/10/05/ap-reports-apple-says-steve-jobs-has-died/
http://www.kaskus.us/showthread.php?t=10831398

Categories: , , ,

Friday, September 30, 2011

Kisah 2 manusia Super Ibukota

Baca dari threadnya bro IslamHolic di Kaskus seperti biasa. Katanya cerita ini bersumber dari BBM dan milist yang kemudian tersebar. Sangat menyentuh, membanggakan di antara keruwetan Ibukota Jakarta seperti ini masih ada orang yang bisa bersikap begitu luar biasa.
Seni hidup #1 Bersyukur.

Tanpa disadari terkadang sikap apatis menyertai saat langkah kaki mengarungi untuk mencoba menaklukan ibukota negeri ini.

Semoga kita selalu diingatkan, sekedar berbagi cerita di forum orang - orang super dalam keindahan hari ini.


Siang itu 13 Pebruari 2008, tanpa sengaja saya bertemu dua manusia super. Mereka makhluk - makhluk kecil, kurus, kumal berbasuh keringat. Tepatnya di atas jembatan penyeberagan Harmoni, dua sosok kecil berumur kira - kira delapan dan sepuluh tahun menjajakan tissue dengan wadah kantong plastik hitam.

Saat menyeberang untuk makan siang mereka menawari saya tissue di ujung jembatan, dengan keangkuhan khas penduduk Jakarta saya hanya mengangkat tangan lebar - lebar tanpa tersenyum yang dibalas dengan sopannya oleh mereka dengan ucapan “Terima kasih Om...!”

Dan saya masih tak menyadari kemuliaan mereka dan cuma mulai membuka sedikit senyum seraya mengangguk ke arah mereka. Kaki - kaki kecil mereka menjelajah lajur lain diatas jembatan, menyapa seorang laki - laik lain itupun menolak dgn gaya yang sama dgn saya, lagi - lagi sayup - sayup saya mendengar ucapan terima kasih dari mulut kecil mereka, kantong hitam tempat stock tissue daganggan mereka tetap teronggok di sudut jembatan tertabrak derai angin Jakarta.

Saya melewatinya dengan lirikan ke arah dalam kantong itu, dua pertiganya terisi tissue putih berbalut plastik transparan. Setengah jam kemudian saya melewati tempat yang sama dan mendapati mereka tengah mendapatkan pembeli seorang wanita, senyum di wajah mereka terlihat berkembang seolah memecah mendung yang sedang menggayut di langit Jakarta.

“Terima kasih ya Mbak, semuanya dua ribu lima ratus rupiah!” tukas mereka, tak lama si wanita meronggoh tasnya dan mengeluarkan uang sejumlah sepuluh ribu rupiah.

“Maaf, ngak ada kembaliaanya... ada uang pas nggak Mbak?” mereka menyodorkan kembali uang tersebut, si Mbak menggeleng, lalu dengan sigapnya anak yang bertubuh lebih besar menghampiri saya yang tengah mengamati mereka bertiga pada jarak empat meter.

“Om boleh tukar uang nggak, receh sepuluh ribuan...? suaranya mengingatkan kepada anak lelaki saya yang seusia mereka. Sedikit terhenyak saya merongoh saku celana dan hanya menemukan uang sisa kembalian Food Court sebesar empat ribu rupiah.

“Nggak punya, tungkas saya...!” lalu tak lama si wanita berkata “Ambil saja kembaliannya, dik...!” sambil berbalik badan dan meneruskan langkahnya kearah ujung sebelah timur.

Anak ini terkesiap, ia menyambar uang empat ribuan saya dan menukarnya dengan uang sepuluh ribuan tersebut dan meletakannya kegenggaman saya yang masih tetap berhenti, lalu ia mengejar wanita tersebut untuk memberikan uang empat ribu rupiah tadi.

Si wanita kaget setengah berteriak ia bilang “Sudah buat kamu saja, gak apa - apa ambil saja...!” namum mereka berkeras mengembalikan uang tersebut.

“Maaf Mbak, cuma ada empat ribu, nanti kalau lewat sini lagi saya kembalikan..!” Akhirnya uang itu diterima si wanita tersebut karena si kecil pergi meninggalkannya.

Tinggallah episode saya dan mereka, uang sepuluh ribu di genggam saya tentu bukan sepenuhnya milik saya. Mereka menghampiri saya dan berujar “Om.. tunggu ya, saya kebawah dulu untuk tukar uang ke tukang ojek..!”.

“Eeeeh.. nggak usah... nggak usah... biar aja..., nih...!” saya kasih uang itu ke si kecil, ia menerimanya tapi terus berlari ke bawah jembatan menuruni tangga yang cukup curam menuju ke kumpulan tukang ojek.

Saya hendak meneruskan langkah tapi dihentikan oleh anak satunya, “Nanti dulu om, biar ditukar dulu... sebentar”.

“Nggak apa - apa..., itu buat kalian” lanjut saya.

“Jangan... jangan om, itu uang om sama Mbak yang tadi juga” anak Itu bersikeras.

“Sudah nggak apa - apa.... saya ikhlas, Mbak tadi juga pasti ikhlas!” saya berusaha menghalangi, namum ia menghalangi saya sejenak dan berlari ke ujung jembatan berteriak memanggil temannya untuk segera cepat, secepat kilat juga ia meraih kantong plastik hitamnya dan berlari ke arah saya.

“Ini deh Om .... kalau kelamaan, maaf ya...” ia memberikan saya 8 pack tissue.

“Lho buat apa...?” saya terbenggong..

“Habis teman saya lama sich Om.. maaf tukar pakai tissue aja dulu”

Walau dikembalikan ia tetap menolak. Saya tatap wajahnya, perasaan bersalah muncul pada rona mukanya. Saya kalah set, ia tetap kukuh menutup rapat tas plastik hitam tissuenya.

Beberapa saat saya mematung di sana, sampai si kecil telah kembali dengan genggaman uang receh sepuluh ribu dan mengambil tissue dari tangan saya serta memberikan uang empat ribuan.

“Terima kasih Om...!” mereka kembali ke ujung jembatan sambil sayup - sayup terdengar percakapan....”Duit Mbak tadi bagaimana ya..?” suara kecil yang lain menyahut “Lu hafal kan orangnya, kali aja kita ketemu lagi ntar kita berikan uangnya”

Percakapan itu sayup – sayup menhilang, saya terhenyak dan kembali ke kantor dengan seribu perasaan. Tuhan .... hari ini saya belajar dari dua manusia super, kekuatan kepribadian mereka menaklukan Jakarta membuat saya trenyuh dan terharu, mereka berbalut baju lusuh tapi hati dan kemuliaannya sehalus sutra.

Mereka tahu hak mereka dan hak orang lain, mereka berusaha tak meminta minta tap dengan berdagang tissue. Dua anak kecil yang bahkan belum akil balik, memiliki kemuliaan di umur mereka yang begitu sangat belia.

Saya membandingkan keserakahan kita, yang tak pernah ingin sedikitpun berkurang rejeki kita meski dalam rejeki itu sebetulnya ada hak atau milik orang lain....

“Usia memang tidak menjamin kita menjadi bijaksana tapi kitalah yang memilih untuk menjadi bijaksana atau tidak”

YOU ARE ONLY AS HONORABLE AS WHAT YOU DO
ENGKAU HANYA SEMULIA YANG ENGKAU KERJAKAN

Categories: , , ,

Copyright © Johannes Dwi Cahyo | Powered by Blogger

Design by Anders Noren | Blogger Theme by NewBloggerThemes.com | BTheme.net      Up ↑