Showing posts with label IT. Show all posts
Showing posts with label IT. Show all posts
Friday, June 8, 2012
Baru saja tahu mengenai web untuk mengecek kompatibilitas browser kita terhadap HTML 5. Kalau mau langsung ngecek, bisa langsung menuju link ini http://html5test.com/.
Sederhana interfacenya, dengan sistem skor yang dijelaskan dengan baik latar belakangnya.
Dengan browser firefox 3.08 saya (kuno banget ya *-*) didapat skor sebagai berikut
Web ini juga mempunyai database perbandingan nilai untuk berbagai browser, terpisah di beberapa kategori, desktop, mobile, tablet, gaming, dan television.
Agak kaget dengan hasilnya, sementara ini untuk browser Desktop, nilai tertinggi diperoleh oleh Maxthon, sering dengar sih namanya, tapi seumur-umur saya belum pernah memakainya. Dan yang lebih mengagetkan di bagian Mobile dan Tablet, saya kaget dengan kepemimpinan browser Blackberry disana. Ternyata kualitasnya sangat OK, dan bahkan untuk bagian Upcoming yaitu browser yang masih dalam tahap Development atau Beta, Blackberry 10 menjadi juara. Saya belum pernah mencoba sih, semoga memang sebagus itu ya, demi keberlanjutan OS Blackberry yang semakin menurun pamornya.
At last, selamat mencoba di browser anda :)
Thursday, April 12, 2012
Saat sedang mengunjungi situs Ubuntu dengan niatan mencari kabar terbaru mengenai si 12.04 LTS, ternyata saya justru menemukan berita yang lebih menarik untuk saat ini. Yaitu mengenai project Ubuntu untuk dapat dijangkau lebih luas. Setelah Ubuntu TV yang di launching pada awal tahun 2012 ini, Ubuntu membuat suatu gebrakan dengan mendemokan OS Ubuntu yang disandingkan ( ingat "disandingkan" bukan menggantikan) dengan OS Mobile dengan perkembangan paling cepat saat ini (menguasai 50% pasar smartphone) yaitu Android.
Dan cara menyandingkan yang dilakukan Ubuntu juga menurut saya begitu "WOW!!". Disebutkan di berbagai artikel yang saya baca dan di keterangan di web Ubuntu juga, Ubuntu akan hadir di smartphone Android dalam bentuk integrasi yang istimewa. Saat dalam bentuk Smartphone akan menggunakan OS Android seperti biasa, tetapi apabila smartphone itu kemudian dihubungkan dengan docking ke laptop atau PC, maka akan muncul interface OS Ubuntu yang 100% terintegrasi dengan OS Android di dalam Smartphone. Jadi kita bisa menggunakan data bersama baik email, contact, multimedia dan sebagainya. Saat dalam mode desktop dalam OS Ubuntu melalui laptop atau PC, kita bisa berkirim SMS dan email seperti biasa, ada pilihan untuk menggunakan jaringan 3G atau 4G tergantung konektivitas smartphone kita, dan bahkan kita bisa tetap melakukan panggilan telepon melalui OS Ubuntu di PC kita. Yang lebih hebat lagi, disebutkan disitu apabila kita sedang dalam mode Desktop dan menulis email, kemudian terburu-buru mencabut smartphone dari docking sehingga kembali ke mode mobile menggunakan OS Android, maka kita akan dapat melanjutkan penulisan email kita tadi langsung di smartphone dalam OS Android. :D
Device yang digunakan sebagai contoh adalah Motorola Atrix, dan disebutkan perlu memiliki spesifikasi hardware yang cukup tinggi untuk sekarang, tetapi saya rasa untuk beberapa saat lagi spesifikasi ini akan menjadi spesifikasi standar, processor dual-core dengan clock 1Ghz, RAM 512mb dan support HDMI.
Tidak sabar menunggu perkembangan selanjutnya mengenai perkembangan integrasi ini, Open Source Desktop OS paling banyak digunakan yang bersanding dengan Open Source Mobile OS yang paling banyak digunakan pula. Strategi yang pintar dari Canonical dengan tidak berusaha menyaingi Android yang notabene berasal dari akar Linux juga, tetapi justru melengkapi kekuatan Android yang menunjukkan semakin luar biasanya pengembangan yang bisa dilakukan dari Open Source OS.
bahan bacaan :
http://mobile.slashdot.org/story/12/02/21/1744201/canonical-puts-ubuntu-on-android-smartphones
http://www.pcpro.co.uk/news/373024/canonical-puts-ubuntu-on-android-smartphones
http://www.zdnet.co.uk/news/mobile-it/2012/02/21/ubuntu-for-android-arrives-in-pictures-40095093/
http://www.extremetech.com/computing/119031-canonical-reveals-ubuntu-for-android
http://www.ubuntu.com/devices/android
Dan cara menyandingkan yang dilakukan Ubuntu juga menurut saya begitu "WOW!!". Disebutkan di berbagai artikel yang saya baca dan di keterangan di web Ubuntu juga, Ubuntu akan hadir di smartphone Android dalam bentuk integrasi yang istimewa. Saat dalam bentuk Smartphone akan menggunakan OS Android seperti biasa, tetapi apabila smartphone itu kemudian dihubungkan dengan docking ke laptop atau PC, maka akan muncul interface OS Ubuntu yang 100% terintegrasi dengan OS Android di dalam Smartphone. Jadi kita bisa menggunakan data bersama baik email, contact, multimedia dan sebagainya. Saat dalam mode desktop dalam OS Ubuntu melalui laptop atau PC, kita bisa berkirim SMS dan email seperti biasa, ada pilihan untuk menggunakan jaringan 3G atau 4G tergantung konektivitas smartphone kita, dan bahkan kita bisa tetap melakukan panggilan telepon melalui OS Ubuntu di PC kita. Yang lebih hebat lagi, disebutkan disitu apabila kita sedang dalam mode Desktop dan menulis email, kemudian terburu-buru mencabut smartphone dari docking sehingga kembali ke mode mobile menggunakan OS Android, maka kita akan dapat melanjutkan penulisan email kita tadi langsung di smartphone dalam OS Android. :D
Device yang digunakan sebagai contoh adalah Motorola Atrix, dan disebutkan perlu memiliki spesifikasi hardware yang cukup tinggi untuk sekarang, tetapi saya rasa untuk beberapa saat lagi spesifikasi ini akan menjadi spesifikasi standar, processor dual-core dengan clock 1Ghz, RAM 512mb dan support HDMI.
Tidak sabar menunggu perkembangan selanjutnya mengenai perkembangan integrasi ini, Open Source Desktop OS paling banyak digunakan yang bersanding dengan Open Source Mobile OS yang paling banyak digunakan pula. Strategi yang pintar dari Canonical dengan tidak berusaha menyaingi Android yang notabene berasal dari akar Linux juga, tetapi justru melengkapi kekuatan Android yang menunjukkan semakin luar biasanya pengembangan yang bisa dilakukan dari Open Source OS.
bahan bacaan :
http://mobile.slashdot.org/story/12/02/21/1744201/canonical-puts-ubuntu-on-android-smartphones
http://www.pcpro.co.uk/news/373024/canonical-puts-ubuntu-on-android-smartphones
http://www.zdnet.co.uk/news/mobile-it/2012/02/21/ubuntu-for-android-arrives-in-pictures-40095093/
http://www.extremetech.com/computing/119031-canonical-reveals-ubuntu-for-android
http://www.ubuntu.com/devices/android
Categories: android, IT, opensource, operating system, ubuntu
Saturday, September 10, 2011
Android merupakan system operasi
mobile
yang dikembangkan bersama oleh OHA
(Open Handset
Alliance). Awalnya
Android dimiliki oleh suatu perusahaan start-up kecil di Silicon
Valley bernama Android,
Inc. Foundernya
berasal dari berbagai macam praktisi teknologi Internet, Danger,
Wildfire Communication,
T-Mobile
dan WebTV.
Pada tahun 2005 akhirnya Android
diakuisisi oleh Google
dan dikembangkan bersama oleh organisasi OHA itu yang terdiri pula
dari berbagai praktisi computer, teknologi, internet dan handset
dunia sehingga menjadi bentuk Android seperti sekarang.
12 November 2007, OHA
mengeluarkan SDK
Android untuk public.
Langsung menjadi topik hangat di dunia IT, Google
Groups sangat ramai
membicarakannya. SDK pertama itu masih memiliki banyak bug,
tapi untuk ukuran aplikasi sejenis di usia itu, merupakan hal yang
normal bahkan lebih baik dibanding aplikasi lain.
Untuk menarik minat para
programmer,
Google
bahkan membuat even Android
Developer Chalenge
pada tahun 2008. Hadiahnya cukup besar dan menggiurkan, dimana
aplikasi yang paling menjanjikan mendapat hadiah $25,000 dan bahkan
diantaranya berkesempatan mendapat $100,000 dan $275,000
(masing-masing 10 aplikasi. Oktober 2008 Handset Android
pertama yaitu Google G1
muncul, dan meskipun tentu saja belum bisa memiliki fitur sekaya
IPhone,
tetapi sudah dipandang cukup baik, bahkan kemudian Android
1.6 muncul dan menunjukkan keseriusan OHA
dalam pengembangan OS ini.
Pada bulan Juli 2010, 160.000
handset Android
diaktifkan setiap harinya. Hari ini Android
memimpin pasar penjualan smartphone
dengan persentase 37%, meninggalkan iOS,
Blackberry,
Symbian Nokia
dan bahkan Windows
Mobile.
Produsen-produsen Android
juga kebanjiran rejeki dari situ, HTC
melaporkan penjualan pertengahan tahun ini naik 2 kali lipat
dibanding tahun lalu. Dan diluar juga sudah banyak sekali kisah
sukses programmer yang menuai keuntungan dari aplikasi Androidnya.
Pertengahan tahun 2011 ini
diramaikan dengan kasus tuntut menuntut antara banyak pihak. Samsung
vs Apple, Samsung
vs Microsoft, HTC
vs Microsoft, Motorola
vs Apple, Google
vs Oracle. Tentu saja
mengenai masalah paten, Android
dianggap melanggar banyak paten dan perjanjian. Menurut saya yang
paling mengkhawatirkan adalah tuntutan Oracle
sebagai pemilik Java
yang menuntut penggunaan lisensi bagi Java,
memang setelah dibeli dari SUN,
Java
jadi agak berubah (Ubuntu
bahkan sekarang tidak menggunakan Open Office tapi Libre Office).
Bila Oracle
menang berarti untuk setiap handset Android
akan ditarik suatu royalty. Bisa-bisa membuat Android
tidak free lagi dan tentu saja berimbas pada kenaikan harga handset.
Tapi tuntutan-tuntutan itu juga
menunjukkan semakin besar dan berpengaruhnya Android.
Antusiasme masyarakat juga sangat besar. Bila anda ke situs
StackOverflow,
sekarang daftar pertanyaan paling banyak adalah yang bertema Android.
Komunitas Android juga berkembang, mulai dari forum diskusi, porting
aplikasi, porting bahasa pemrograman lain (PHP,
RubyonRails)
dan porting arsitektur processor
lain (Android x86).
Sekarang saat saya menulis versi
yang beredar adalah Android
2.3.3 Gingerbread
dan versi tablet Android
3.1 Honeycomb.
Perkembangan yang sangat cepat dan mantap. Itulah opensource,
itulah komunitas.
Categories: android, computer stuff, gadget, google, IT, mobile, open handset alliance, opensource, sejarah
Thursday, August 18, 2011
We [Anonymous] just happen to be a group of people on the internet who need — just kind of an outlet to do as we wish, that we wouldn't be able to do in regular society. ...That's more or less the point of it. Do as you wish. ... There's a common phrase: 'we are doing it for the lulz.'
We are Anonymous. We are Legion. We do not forgive. We do not forget. Expect us.
[Anonymous is] the first Internet-based superconsciousness. Anonymous is a group, in the sense that a flock of birds is a group. How do you know they're a group? Because they're traveling in the same direction. At any given moment, more birds could join, leave, peel off in another direction entirely.Anonymous merupakan salah satu "kelompok" hacker yang saat ini terkenal bersama dengan lulzSec dan teaMPoisoN. Mereka merupakan organisasi tanpa pemimpin dan bergerak dengan penentuan operasi tertentu yang biasanya digerakkan melalui social media seperti YouTube, Twitter, dan IRC channel mereka.
Karena tidak memiliki kepemimpinan itu terkadang pengklaiman kasus hacking mereka jadi membingungkan, satu grup menyatakan mereka melakukan apa, dan grup lain ternyata menyatakan sesuatu yang lain. Misalnya dari ancaman terbaru mereka yaitu untuk meng-kill Facebook yang beritanya sudah tersebar bebas, ternyata itu hanya di-iyakan oleh beberapa anggota dan yang lainnya menyatakan kebalikannya.
Sejarah mereka sudah cukup panjang, dimulai dari tahun 2003 di situs imageboard 4chan.
Anonymous (used as a mass noun) is a group initiating active civil disobedience and spread through the Internet while staying hidden, originating in 2003 on the imageboard 4chan, representing the concept of many online community users simultaneously existing as an anarchic, digitized global brain.[2] It is also generally considered to be a blanket term for members of certain Internet subcultures, a way to refer to the actions of people in an environment where their actual identities are not known.Mari kita lihat sejarah aksi Anonymous ini :
In its early form, the concept has been adopted by a decentralized online community acting anonymously in a coordinated manner, usually toward a loosely self-agreed goal, and primarily focused on entertainment. Beginning with 2008, the Anonymous collective has become increasingly associated with collaborative, international hacktivism, undertaking protests and other actions, often with the goal of promoting internet freedom and freedom of speech. Actions credited to "Anonymous" are undertaken by unidentified individuals who apply the Anonymous label to themselves as attribution.
- Habbo Raid (2006) : Habbo merupakan social networking yang berkonsep seperti hotel bagi penggunanya, karena dianggap menyebarkan isu rasisme,mereka menjadi sasaran Anonymous.
- Hal Turner Raid (2006) : masih mengenai isu rasisme, mereka mendeface web milik penyiar Hal Turner dan menyebabkan kerugian karena pembayaran bandwidth, Hal mencoba menuntut di pengadilan, tapi gagal.
- Penahanan Chris Forcand (2007) : Chris merupakan seorang kriminal yang melakukan tindakan asusila, orang-orang dari Anonymous melaporkan Chris setelah diperlihatkan foto-foto menjijikkan perbuatannya.
- Project Chanology (2008) : Project menentang Church of Scientology / Christian Science. Karena mereka dianggap melawan kebebasan berbicara. Serangan dilakukan bukan cuma di dunia maya dengan DDoS, black faxes dan prank calls, tetapi juga melalui aksi di dunia nyata melalui demonstrasi dengan masa sekitar 8000 orang. Disinilah muncul topeng legendaris V for Vendetta Guy Fawkes.
- Deface AllHipHop dan SOHH (2008) : lagi-lagi tentang rasisme, biasa dilakukan dengan flooding DDoS dan kemudian juga XSS sampai akhirnya bisa mencuri data-data penting di web itu.
- No Cussing Club (2009) : penyerangan terhadap McKay Hatch yang menentang penggunaan umpatan, dilakukan dengan penyebaran data-data pribadi Hatch yang kemudian menyebabkan keluarga Hatch menerima teror melalui paket mengerikan, telpon dan surat.
- Youtube Porn's Day (2009) : mengupload video-video porno ke Youtube dan mentagnya dengan judul normal, pada hari itu sukses membanjiri Youtube dengan video porno.
- Pemilu Iran (2009) : pemrotesan saat Pemilu di Iran yang kembali memenangkan Ahmadinejad. Iran kemudian melakukan Internet censoring, menutupi dari dunia mengenai gerakan pemrotes yang tidak setuju dengan pemilu itu. Anonymous bekerja sama dengan PirateBay dan beberapa hacker Iran memberikan media untuk pejuang Iran agar bisa berhubungan dengan dunia luar.
Tuesday, August 9, 2011
Kalau ditelusuri etimologinya saya jadi kaget, ternyata kata "PASSION" ini sangat Kristiani dan sangat Ketuhanan, benar-benar dibuat awalnya untuk menggambarkan ketahanan Kristus menderita untuk menyelamatkan, menebus dosa umat manusia. Kata-kata kuno dari Perancis, Latin, Yunani dan Old English seperti Passio, pati, patho, passion artinya aslinya adalah endurance of hurt, penderitaan Kristus saat disalibkan.
Passion sekarang banyak diterjemahkan jadi hasrat, kesukaan yang sangat terhadap sesuatu, kalau dari yang saya gunakan selama ini bahkan menghilangkan sama sekali arti aslinya mengenai pengorbanan Kristus itu. Jadi semakin merasa bahwa judul film Passion of The Christ sangat tepat, dengan arti hasrat saja sudah tepat, apalagi kalau ternyata arti kata Passion seperti ini.
Waktu saya membagikan sms tentang ini, di hari itu juga banyak sekali disebut kata passion di hidup saya. Luar biasa kan? Benar-benar jadi mudah dalam menerapkan, tapi apakah yang mereka bilang passion-passion itu sesuai pengertian disini?
"Tapi ini bukan passion-mu Yo, aku ga tega ngeliat kamu tersiksa duduk di situ terus"
"Matamu berbinar-binar waktu mbicarain tentang passionmu"
"Passionmu thu di IT yo…"
"Sejak kapan kamu sadar tentang passionmu ini?"
"Itu passionmu bukan?"
"Gimana kerjaan ?betah ga?punya passion ga dikerjaan?"
Sepertinya kalau digunakan arti aslinya akan tidak nyambung ya. Bisa-bisa artinya nanti, "Cahyo apa kamu tahan menderita melakukan pekerjaan IT?"
Apa sebenarnya passion saya? Apakah seperti yang mereka katakan mengenai IT itu?
Mari dilihat, apa benar IT passion saya?
Saya suka coding, bikin program, hal-hal yang berhubungan dengan IT, tapi saya juga kadang bosan, lebih memilih nonton film korea dibanding bikin codingan, lebih memilih main sama temen-temen dibanding baca buku pemrograman.
Saya bahkan sering pulang kantor jam5 pas. Itu bahkan saat kerjaan saya di bagian yang katanya passion saya. Dulu waktu di gudang sering pulang lebih malam dan sama-sama bekerja dengan giat juga.
Saya suka IT, tapi saya belum terbukti memiliki "ketahanan menderita" bagi IT. Saya mau lebih hati-hati menggunakan kata passion ini sekarang, saya tahu sedikit demi sedikit apa yang Tuhan mau saya lakukan dengan hidup saya, dan saya sadar itu tidak berhubungan dengan hal-hal yang saya sukai, IT, fotografi, makan babi, tapi saya mau percaya juga bahwa tidak dengan sia-sia juga Tuhan memberkati saya dengan kesukaan itu, pasti ada gunanya dalam koridor rencananya.
Apa passion anda?
Categories: 365+, christianity, hobi, IT, kerja, passion, reflection
Thursday, July 21, 2011
Operator terdiri dari operator logika dan aritmatika. Untuk yang aritmatika saya kira mudah dipahami, seperti biasa kita gunakan di dunia nyata kok.
| Operator Aritmatika | Arti | Operator Relasi | Arti | Operator Logika | Arti |
| + | Penambahan | == | Sama dengan | & | AND |
| - | Pengurangan | != | Tidak sama dengan | | | OR |
| * | Perkalian | > | Lebih dari | ^ | XOR |
| / | Pembagian | < | Kurang dari | || | Short-circuit OR |
| % | Modulus(sisa pembagian) | >= | Lebih dari sama dengan | && | Short-circuit AND |
| ++/-- | Increment dan decrement (+/- 1) | <= | Kurang dari sama dengan | ! | NOT |
Cara mudah untuk memahami operasi operator logika adalah dengan program seperti ini :
| public class OperatorLogika { public static void main(String[] args) { boolean P; boolean Q; P = true; Q = true; System.out.println("P\tQ\tAND\tOR\tXOR\tNOT"); System.out.println((P) + "\t" + (Q) + "\t" + (P&Q) + "\t" + (P|Q) + "\t" + (P^Q) + "\t" + (!P)); P = true; Q = false; System.out.println((P) + "\t" + (Q) + "\t" + (P&Q) + "\t" + (P|Q) + "\t" + (P^Q) + "\t" + (!P)); P = false; Q = true; System.out.println((P) + "\t" + (Q) + "\t" + (P&Q) + "\t" + (P|Q) + "\t" + (P^Q) + "\t" + (!P)); P = false; Q = false; System.out.println((P) + "\t" + (Q) + "\t" + (P&Q) + "\t" + (P|Q) + "\t" + (P^Q) + "\t" + (!P)); } } |
Output yang didapat seharusnya :
Categories: application, computer stuff, eclipse, IT, J2ME, JAVA, Pemrograman, programming, software, technology, tutorial
Data Types
| Tipe | Arti |
| Boolean | Nilai true/false |
| byte | Integer 8-bit (-128 – 127) |
| char | Karakter |
| double | Double-precision floating point |
| Float | Single-precision floating point |
| Int | Integer (-2147483648 – 2147483647) |
| Long | Long Integer (-9223372036854775808 – 9223372036854775807) |
| Short | Short Integer (-32768 -- 32767 |
Ketikkan kode ini di Class baru dengan nama DataType :
| public class DataType { public static void main(String[] args) { int bil1 = 1123; long bil2 = 233456573; short bil3 = 25777; char ch = 'C'; double fl1 = 10.6; boolean boo = true; System.out.println("bil1 contains : " + bil1); System.out.println("bil2 contains : " + bil2); System.out.println("bil3 contains : " + bil3); System.out.println("ch contains : " + ch); System.out.println("fl1 contains : " + fl1); if(boo) System.out.println("boo contains : " + boo); } } |
Output yang diperoleh akan seperti ini :
Variabel
Deklarasi variabel dilakukan dengan sintaks : tipe nama-variabel. Juga dapat langsung dilakukan inisialisasi nilai variabel dengan penambahan =. Dapat juga nilainya di-inisialisasikan dengan dinamis melalui hasil operasi variabel lain bahkan pemanggilan Method.
| public class Variabel { /** * Percobaan inisialisasi variabel */ public static void main(String[] args) { int bil4; int bil5 = 43; //inisialisasi langsung bil4 = 2; System.out.println(bil4 + " dan " + bil5); int bil6 = bil4 * bil5; //inisialisasi dinamis System.out.println("Nilai dari bil6: " + bil6); /* * Hasil running program : * 2 dan 43 * Nilai dari bil6: 86 */ } } |
Categories: application, computer stuff, eclipse, IT, J2ME, JAVA, Pemrograman, programming, software, technology, tutorial
Subscribe to:
Posts (Atom)

