Saturday, April 30, 2011

Perjuangan Menemukan Lagu Easy Listening

Beberapa hari yang lalu (udah agak lama sih, seminggu lebih yang pasti), saya memiliki rencana besar, sangat-sangat besar (lebay...) untuk merestrukturisasi playlist di ITunes saya. FYI saja, playlist saya banyak berisi tentu saja lagu-lagu favorit saya beraliran rock alternatif, agak punk, agak funk, agak metal dan agak britpop juga. Contoh band-band yang banyak muncul di playlist saya : MyChemicalRomance, NOFX, RANCID, Keane, Linkin Park, Coldplay, Paramore, SupermanisDead, Greenday, SimplePlan, Blink182, Muse, Creed, AlterBridge dan lain-lain.
Sebenarnya saya suka-suka saja sama lagu itu (ya jelaslah, sudah seharusnya), tapi ada suatu waktu yang saya pikir akan lebih sesuai bila playlist saya berisi lagu yang easy listening. Apa itu easy listening? Menurut Om Wikipedia :
Easy listening is a broad style of popular music and radio format that emerged in the 1960s, evolving out of big band music, and related to MOR (middle-of-the-road) music as played on many AM radio stations. It encompasses the exotica, beautiful music, light music, lounge music, ambient music, and space age pop genres. [1] The range of lounge music encompasses soft rock music-influenced instrumentals, modern electronica (with chillout, nu-jazz and downtempo influences), while remaining thematically focused on its retro-space-age cultural elements.
Beberapa lagu di playlist saya bisa dinyatakan secara umum dan pribadi sebagai lagu yang tidak easy listening. Itulah yang membuat perjuangan restrukturisasi saya dimulai.

Usaha yang saya lakukan ada dua bagian besar yaitu tanya di Google dan kemudian diarahkan ke Yahoo Answer dan yang kedua adalah search di forum kesayangan saya Kaskus dong. Ternyata cukup menghabiskan waktu juga, sekitar 3 jam mungkin saya search kemana-mana, coba-coba download, trial error lah.

Setelah perjuangan itu akhirnya saya berhasil membuat playlist baru, yang menurut saya easy listening karena lagi-lagi saya belajar bahwa easy listening juga relatif untuk setiap orang, karena toh yang akan menikmati playlist saya ini saya pribadi dan paling maksimal yang denger tetangga kost atau teman kantor, saya dengan yakin menyatakan "Playlist saya sudah Easy Listening".

Dan inilah daftar lagu easy listening menurut saya :
  1. Belle of Boulevard (acoustic) -- Dashboard Conventional
  2. Hands Down (acoustic) -- Dashboard Conventional
  3. Pada Waktunya -- Ivan Handojo
  4. Cayman Island -- Kings of Convenience
  5. Champagne Supernova --Oasis
  6. Stop and Stare (acoustic) -- One Republic
  7. Ternyata Cinta --Padi
  8. The Shadows Prove The Sunshine -- Switchfoot
  9. Island in the Sun -- Weezer
  10. I'm Going Home -- Chris Dougherty
  11. Stolen (piano acoustic) -- Dashboard Conventional
  12. The Man Who Can't be Moved -- The Script
  13. Saat Aku Lanjut Usia -- Sheila on7
  14. Pieces -- Sum41
  15. I Miss You -- Blink182
  16. Fall for You -- Secondhand Serenade
  17. Dare You to Move -- Switchfoot
  18. Everybody's Changing -- Keane
  19. Bunga -- Naff
  20. Signal Fire -- Snow Patrol
  21. Your Guardian Angel -- The Red Jumpsuit Apparatus
  22. Setia -- Crossbottom
  23. Endlessly -- Muse
  24. Yellow -- Coldplay
  25. One Last Breath -- Creed
  26. Everything -- Lifehouse
Mantap kan??? Itulah lagu easy listening buat saya.

Categories: , , , , , , ,

Bertelut

Saya merenung, mencari inspirasi, mencari jawaban, mencari penjelasan
Kalo saya Islam saya akan bersujud menghadap ke arah kiblat.
Kalo saya Budha saya akan duduk bersila, bermeditasi, sambil mengetuk berirama.
Kalo saya Katholik saya akan menggenggam Rosario dan berdoa di depan salib dan Bunda Maria.
Kalo saya Shinto saya akan mencari kuil matahari dan berdoa di sana
Kalo saya menganut Kejawen saya akan membakar kemenyan dan mendayagunakan keris saya
Kalo saya Konghucu saya akan membakar hio dan menghadap pada dewi Kwan-im
Karena saya Kristen saya akan melipat tangan dan bertelut di hadiratNya.

Saat saya putus cinta dan merasa seperti sendirian lagi di dunia..
Saat saya jatuh cinta dengan perasaan yang bersemangat dan pikiran penuh dengan cinta..
Saya merenung, mencari inspirasi, mencari jawaban, mencari penjelasan
Kalo saya Islam saya akan bersujud menghadap ke arah kiblat.
Kalo saya Budha saya akan duduk bersila, bermeditasi, sambil mengetuk berirama.
Kalo saya Katholik saya akan menggenggam Rosario dan berdoa di depan salib dan Bunda Maria.
Kalo saya Shinto saya akan mencari kuil matahari dan berdoa di sana
Kalo saya menganut Kejawen saya akan membakar kemenyan dan mendayagunakan keris saya
Kalo saya Konghucu saya akan membakar hio dan menghadap pada dewi Kwan-im
Karena saya Kristen saya akan melipat tangan dan bertelut di hadiratNya.

Saat saya mendengar kabar dukacita mengenai kematian saudara atau sahabat saya..
Saat saya rindu dengan orangtua saya dan tidak kuasa untuk segera bertemu dengan mereka..
Saya merenung, mencari inspirasi, mencari jawaban, mencari penjelasan
Kalo saya Islam saya akan bersujud menghadap ke arah kiblat.
Kalo saya Budha saya akan duduk bersila, bermeditasi, sambil mengetuk berirama.
Kalo saya Katholik saya akan menggenggam Rosario dan berdoa di depan salib dan Bunda Maria.
Kalo saya Shinto saya akan mencari kuil matahari dan berdoa di sana
Kalo saya menganut Kejawen saya akan membakar kemenyan dan mendayagunakan keris saya
Kalo saya Konghucu saya akan membakar hio dan menghadap pada dewi Kwan-im
Karena saya Kristen saya akan melipat tangan dan bertelut di hadiratNya.

Saat tugas-tugas saya terasa begitu berat dan tiada habisnya..
Saat orang-orang di sekitar saya memandang rendah dan tidak percaya pada saya..
Saat saya menerima kabar kelulusan saya dari dosen pembimbing..
Saat saya selesai mengerjakan tugas berat dengan deadline yang parah..
Saya merenung, mencari inspirasi, mencari jawaban, mencari penjelasan
Kalo saya Islam saya akan bersujud menghadap ke arah kiblat.
Kalo saya Budha saya akan duduk bersila, bermeditasi, sambil mengetuk berirama.
Kalo saya Katholik saya akan menggenggam Rosario dan berdoa di depan salib dan Bunda Maria.
Kalo saya Shinto saya akan mencari kuil matahari dan berdoa di sana
Kalo saya menganut Kejawen saya akan membakar kemenyan dan mendayagunakan keris saya
Kalo saya Konghucu saya akan membakar hio dan menghadap pada dewi Kwan-im
Karena saya Kristen saya akan melipat tangan dan bertelut di hadiratNya.

Saat saya menerima gaji pertama dengan nilai ratusan ribu rupiah..
Saat saya menerima gaji pertama dari pekerjaan dengan nilai nominal yang sepuluh kali lipat..
Saya merenung, mencari inspirasi, mencari jawaban, mencari penjelasan
Kalo saya Islam saya akan bersujud menghadap ke arah kiblat.
Kalo saya Budha saya akan duduk bersila, bermeditasi, sambil mengetuk berirama.
Kalo saya Katholik saya akan menggenggam Rosario dan berdoa di depan salib dan Bunda Maria.
Kalo saya Shinto saya akan mencari kuil matahari dan berdoa di sana
Kalo saya menganut Kejawen saya akan membakar kemenyan dan mendayagunakan keris saya
Kalo saya Konghucu saya akan membakar hio dan menghadap pada dewi Kwan-im
Karena saya Kristen saya akan melipat tangan dan bertelut di hadiratNya.

Saat saya bangun dan sadar masih dapat menghirup udara segar dan menikmati pemandangan embun pagi..
Saat saya terbangun di malam hari dan sadar banyak hal yang masih harus dilakukan..
Saya merenung, mencari inspirasi, mencari jawaban, mencari penjelasan
Kalo saya Islam saya akan bersujud menghadap ke arah kiblat.
Kalo saya Budha saya akan duduk bersila, bermeditasi, sambil mengetuk berirama.
Kalo saya Katholik saya akan menggenggam Rosario dan berdoa di depan salib dan Bunda Maria.
Kalo saya Shinto saya akan mencari kuil matahari dan berdoa di sana
Kalo saya menganut Kejawen saya akan membakar kemenyan dan mendayagunakan keris saya
Kalo saya Konghucu saya akan membakar hio dan menghadap pada dewi Kwan-im
Karena saya Kristen saya akan melipat tangan dan bertelut di hadiratNya.

Saat saya lagi-lagi dan lagi terjatuh ke dosa yang sama..
Saat saya dengan sadar bisa memilih jalan yang menyenangkan Tuhan..
Saya merenung, mencari inspirasi, mencari jawaban, mencari penjelasan
Kalo saya Islam saya akan bersujud menghadap ke arah kiblat.
Kalo saya Budha saya akan duduk bersila, bermeditasi, sambil mengetuk berirama.
Kalo saya Katholik saya akan menggenggam Rosario dan berdoa di depan salib dan Bunda Maria.
Kalo saya Shinto saya akan mencari kuil matahari dan berdoa di sana
Kalo saya menganut Kejawen saya akan membakar kemenyan dan mendayagunakan keris saya
Kalo saya Konghucu saya akan membakar hio dan menghadap pada dewi Kwan-im
Karena saya Kristen saya akan melipat tangan dan bertelut di hadiratNya.

Saat saya harus berpisah dengan sahabat-sahabat saya..
Saat saya dengan penuh keceriaan bermain bersama sahabat-sahabat saya..
Saya merenung, mencari inspirasi, mencari jawaban, mencari penjelasan
Kalo saya Islam saya akan bersujud menghadap ke arah kiblat.
Kalo saya Budha saya akan duduk bersila, bermeditasi, sambil mengetuk berirama.
Kalo saya Katholik saya akan menggenggam Rosario dan berdoa di depan salib dan Bunda Maria.
Kalo saya Shinto saya akan mencari kuil matahari dan berdoa di sana
Kalo saya menganut Kejawen saya akan membakar kemenyan dan mendayagunakan keris saya
Kalo saya Konghucu saya akan membakar hio dan menghadap pada dewi Kwan-im
Karena saya Kristen saya akan melipat tangan dan bertelut di hadiratNya.

Saat saya menikmati pemandangan pantai, angin yang bertiup dan makan seafood dengan nikmat..
Saat saya bisa makan BPK atau sangsang sampai kenyang..
Saya merenung, mencari inspirasi, mencari jawaban, mencari penjelasan
Kalo saya Islam saya akan bersujud menghadap ke arah kiblat.
Kalo saya Budha saya akan duduk bersila, bermeditasi, sambil mengetuk berirama.
Kalo saya Katholik saya akan menggenggam Rosario dan berdoa di depan salib dan Bunda Maria.
Kalo saya Shinto saya akan mencari kuil matahari dan berdoa di sana
Kalo saya menganut Kejawen saya akan membakar kemenyan dan mendayagunakan keris saya
Kalo saya Konghucu saya akan membakar hio dan menghadap pada dewi Kwan-im
Karena saya Kristen saya akan melipat tangan dan bertelut di hadiratNya.

Saat saya mendengar kabar kelulusan teman saya..
Saat saya mendengar kabar teman saya mendapatkan hal yang dicita-citakannya..
Saya merenung, mencari inspirasi, mencari jawaban, mencari penjelasan
Kalo saya Islam saya akan bersujud menghadap ke arah kiblat.
Kalo saya Budha saya akan duduk bersila, bermeditasi, sambil mengetuk berirama.
Kalo saya Katholik saya akan menggenggam Rosario dan berdoa di depan salib dan Bunda Maria.
Kalo saya Shinto saya akan mencari kuil matahari dan berdoa di sana
Kalo saya menganut Kejawen saya akan membakar kemenyan dan mendayagunakan keris saya
Kalo saya Konghucu saya akan membakar hio dan menghadap pada dewi Kwan-im
Karena saya Kristen saya akan melipat tangan dan bertelut di hadiratNya.

Saat saya merasa hidup begitu berat konsekuensinya..
Saat saya cuma bisa mendengarkan lagu Ivan Handojo—Pada Waktunya berulang-ulang..
Saat saya bahkan tidak bisa mengucapkan kata-kata apapun..
Saya merenung, mencari inspirasi, mencari jawaban, mencari penjelasan
Kalo saya Islam saya akan bersujud menghadap ke arah kiblat.
Kalo saya Budha saya akan duduk bersila, bermeditasi, sambil mengetuk berirama.
Kalo saya Katholik saya akan menggenggam Rosario dan berdoa di depan salib dan Bunda Maria.
Kalo saya Shinto saya akan mencari kuil matahari dan berdoa di sana
Kalo saya menganut Kejawen saya akan membakar kemenyan dan mendayagunakan keris saya
Kalo saya Konghucu saya akan membakar hio dan menghadap pada dewi Kwan-im
Karena saya Kristen saya akan melipat tangan dan bertelut di hadiratNya.

Bukan cara, agama dan bahkan tujuannya, tapi arti didalam tindakannya..

*saya manusia lemah terbatas sadar benar akan eksistensi Tuhan sebagai pencipta, yang berkuasa penuh dalam setiap sisi kehidupan saya..dan saya manusia lemah terbatas sadar dengan cara ini saya bisa mendatanginya dan tahu pasti bukan cuma ini satu-satunya cara untuk berserah dan menemuinya

*maafkan sy cm bisa menggunakan stereotype utk memandang cara agama lain..

Categories: , , ,

Sunday, April 10, 2011

Indah Pada WaktuNya

Salah satu kalimat yang sering saya nyatakan, bahkan jadi tagline di header blog saya sekarang. Segala sesuatu indah pada waktunya -- the Best is Yet to Come. Salah satu pengalaman yang saya ingat dari kata-kata ini (sama sekali bukan pengalan rohani..hi3). Pengalaman itu adalah waktu lagi baca-baca buku biodata anggota PMK Teknologi Pertanian UGM. Saya lagi baca di bagian angkatan 2005 dan saya mengenali suatu bagian yang "aneh". Salah satu bagian dari biodata itu selain nama, tempat tanggal lahir, hobi, dll adalah kolom kata-kata favorit, kata-kata pegangan atau ayat pegangan. Dan yang saya sebut "aneh" adalah saya lihat ada dua anak angkatan 2005 yang memiliki kata favorit sama. Dua-duanya wanita dan berasal dari sekolah/SMA yang sama. Kata favorit mereka adalah "segala sesuatu indah pada waktu Nya". Dengan becandaan saya simpulkan bahwa " wah ini pasti kehidupan di SMA mereka kejam, sampai2 kata favortinya sama gini". Teman-teman yang lagi bersama-sama melihat buku itu juga ikut tertawa-tawa.
Trus kenapa sekarang itu bahkan jadi tagline Blog saya? Apakah saya sedang "menderita" ?
Hmmmm. Sebut saja relatif, tergantung dari cara pandang saja. Kalau dari cara pandang saya tentu saja tidak. Saya kan lagi mengembangkan, memperkatakan dan menyatakan cara pandang positif, jadi ga mungkin saya akan menganggap keadaan saya sekarang adalah "penderitaan".
Ini merupakan salah satu kata andalan saya untuk menghadapi, menggantikan pikiran negatif di hidup saya. Saya kasih contoh ya :

  • Masa-masa garap skripsi, pernah mentok sama sekali, dosen pembimbing juga seakan sudah kesusahan mau membantu saya dalam pengerjaan, si negatif datang "susah banget ya, ga bakal selesai-selesai tuch, kamu thu gini, gitu, dll.dll.." Saya perkatakan kalimat "itu" dan saya tetap berusaha mengerjakan, tetap berusaha menghadap dosen meski hasilnya jelek, dll.
  • Masa-masa cari kerja, waktu itu saya gagal berkali-kali, hampir semuanya setelah sesi wawancara, padahal saya merasa cukup OK saat diwawancara, tidak kaku, grogi, dll. Tapi gagal terus. Si negatif datang dan menyerang "wah, kapan bakal dapat kerja kamu kalo gitu, ada yang salah banget dari dirimu, kamu parah banget, dll, dll.." Saya tetap perkatakan kalimat "itu", dan saya bisa menyingkirkan pikiran negatif, menggantinya dengan semangat dan kepercayaan penuh pada Tuhan.
  • Masa-masa kerja, harus diakui saya memang agak lambat beradaptasi, kurang kepenakan, banyak segan dan canggung di kerjaan. Bahkan suatu hari saya membuat kesalahan fatal yang berdampak sistemik nyampe kemana-kemana. Si negatif beraksi "kamu bodoh banget, dah lambat, bikin salah fatal lagi, ngerepotin orang-orang, bener-bener harusnya ga disini, ga berguna, malah ngerusak saja" Berat, tapi saya tetap berusaha berpikir kalimat "itu", dan saya justru mendapat dukungan dari atasan, orang -orang yang jadi repot karena saya bahkan, belajar banyak hal baru, dan terus menerus di asah dari situ.
  • Masa-masa tanpa komputer, karena masalah keluarga, waktu kelas 3SMA komputer saya terpaksa dijual karena digunakan untuk kebutuhan lain, saya yang sangat suka komputer tidak memiliki komputer, apalagi setelah itu kuliah, saya bayangkan gimana garap tugas-tugas tanpa komputer, dll. Saya minta terus sama Tuhan, ga dikasih-dikasih, baru pada tahun ke4 kuliah atau semester 7 saya dapat komputer, selam itu sebelumnya banyak pikiran negatif yang menyerang, saya tetap lagi-lagi berpegang pada kalimat "itu", dan saat dilihat sekarang segala sesuatunya terlihat begitu baiknya, saking baiknya saya sampai bingung dengan jalan yang dirangkai Tuhan untuk saya begitu istimewanya.
  • Masa-masa gagal dalam mencari pasangan hidup, dua kali semasa kuliah, mau dibilang gimana-gimana juga saya ada masa-masa down-nya. Negatif juga terus menyerang, mengulang-ulang terus kesalahan saya, membuat saya berpikiran jelek, dan juga dalam beberapa keadaan si negatif menyemangati saya untuk segera mencari penggani, bukan dengan kriteria dan prinsip saya. Saya perkatakan kalimat "itu", dan saya semakin sadar, orang seperti apa yang saya butuhkan dan akan menjadi pelengkap saya.
  • Hampir setiap hari juga, negatif selalu menjudge orang yang saya temui, berpikiran macam-macam untuk kejadian-kejadian yang setelah saya pikirkan dengan pikiran positif menjadi biasa saja.
Banyak kan contohnya? masih banyak lagi kalau mau dijabarkan sampai ke hidup sehari-hari saya, dan dengan kalimat "itu" saya menghadapi setiap perkataan si negatif. Bahkan hari kemarin saya dapat bekal baru, kalimat "itu" dalam bentuk lagu yang fresh dan indah. Dinyanyikan oleh Ivan Handojo berjudul Pada Waktunya.


You spent you life looking for
That one thing that makes it all
Worth all the tears that fall
Walking down on this road
Moving on, stepping forward
Althought it’s not that easy
Just keep holding on
Just keep pressing on
Just keep moving on
Ada waktu untuk Menangis
‘tuk Tertawa
‘tuk Bertahan saja
Ada waktu untuk Menunggu
‘tuk Percaya
Bahwa semua akan Indah
Pada Waktunya

Categories: , , , , , ,

Saturday, April 9, 2011

Error Waktu Install Office

Sudah sekitar 4 tahun saya jadi Linux User. Keahlian sih gitu-gitu saja. Tapi lumayanlah untuk troubleshoting dan dalam penggunaan sehari-hari, bahkan yang lebih advance juga dah lumayanlah. Berkat pengalaman sekian lama mangkal di Lab Ansis tersayang, kalo ada error pasti saya yang dipanggil-panggil. he3.
Tapi sampai sekarang saya belum benar-benar bisa lepas dari sistem operasi Jendela (baca : Windows). Mau gimana juga saya masih butuh untuk beberapa software spesifik. Misalnya Flash yang belum ada gantinya di Linux (ada f4l sih, tapi masih jauh lah sama Flash CS5) dan juga yang terutama game. Game nomor satu saya DotA cukup susah berjalan di Linux, mungkin nantinya ada yang bisa ya, tapi untuk sekarang saya cari-cari belum ada kabar DotA bisa dimainkan di Linux. Juga game-game lain yang kebanyakan memang berjalan di platform OS Jendela. Dan ditambah lagi sekarang VGA saya di Linux cuma mendukung 2D, jadi ya pasti meskipun ada settingan Wine untuk DotA, saya bakal belum bisa memainkannya sebelum ganti laptop. (hiks3).
Tapi untuk beberapa hal saya sudah bisa berpindah secara maksimal. Salah satu kepindahan yang saya banggakan adalah mengenai pengerjaan file Skripsi saya. Semuanya full saya kerjakan di OpenOffice dan dengan bangga selalu saya bagikan betapa menyenangkan dan mudahnya settingan menulis di OpenOffice yang justru dapat membuat file Skripsi saya lebih OK.
Jadi apa hubungannya dengan judul post saya ini ya?
Jadi begini ceritanya, kantor saya sekarang tentunya masih menggunakan OS Jendela dan Officenya menggunakan Microsoft Office 2007. Kemarin saya membawa file kerjaan saya berekstensi xlsx, yang sebenarnya sudah didukung oleh OpenOffice. Tetapi yang terjadi saat saya membuka file saya itu banyak muncul pesan error. Keliatannya memang karena banyak memakai fungsi, lookup beberapa sheet dan terutama menggunakan grafik yang realtime dengan tabel.
Terpaksalah karena itu saya mencoba meginstall Microsoft Office. Saya punya dua versi di harddisk eksternal saya, yang 2007 dan 2010. Saat saya mencoba install versi 2007, munculah pesan error dan instalasi berhenti, kira-kira pesannya mengatakan bahwa OS Jendela tidak bisa mengupdate beberapa file yang dibutuhkan. Aneh sekali saya pikir, ini program asli dari pembuatnya kok bisa ada kekurangan kompatibilitas seperti ini, Ya sudah saya coba lagi install sekarang yang veri 2010. Jeng3!!! Gagal lagi ternyata, dan dengan pesan error yang sama.
Benar-benar OS yang aneh saya pikir (gaye, padahal juga belum bisa bikin OS dewe *_*). Saya mulai ngenet lah, googling cari solusinya. Ternyata yang mengalami masalah ini cukup banyak. Dan dari suatu forum diskusi akhirnya ketemu juga jawabannya.
Jadi instalasi Office 2007 dan 2010 perlu mengupdate suatu file yang lokasinya di System32\drivers\bla3 yang namanya pfault.dll atau p4ault.dll (untuk professional). Jadi untuk menyelesaikannya tinggal mencari file itu dari CD instalasai OS Jendela dan mengcopynya atau bisa juga langsung copy dari komputer lain yang ada file tersebut.
Masalah selesai, instalasi lancar, dan Office 2007 bisa segera saya gunakan untuk bekerja. Dan seperti pernyataan awal saya tadi, yang ternyata juga banyak didukung orang di formu diskusi, betapa aneh program bawaan OSnya memiliki kurang kompatibilitas.hmmmmm

*update : setelah saya selidiki, error ini muncul pada pengguna OS Jendela yang mengedit instalasinya menggunakan nlite, jangan-jangan nlite yang bikin file dll itu hilang dari tempatnya ya? belum saya selidiki lagi.

Categories: , , , , , ,

Copyright © Johannes Dwi Cahyo | Powered by Blogger

Design by Anders Noren | Blogger Theme by NewBloggerThemes.com | BTheme.net      Up ↑